05 May 2021, 01:40 WIB

Skandal Ayam Penyet Berujung Aksi Gantung Diri di Sunggal


Yoseph Pencawan | Nusantara

WARGA Kecamatan Sunggal, Kota Medan, Sumatra Barat, sempat dihebohkan dengan kejadian seorang pria yang ditemukan sang istri tewas gantung diri di rumahnya sendiri. Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/5) pagi.

Menurut Kapolsek Sunggal Komisaris Yasir, seorang pria di wilayah hukumnya nekat mengakhiri hidup menggunakan tali ayunan. "Korban gantung diri setelah cekcok dan tidak dibukakan pintu kamar oleh istrinya," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (4/5).

Pria tersebut berinisial RP, 40, warga Kecamatan Medan Sunggal yang merupakan suami dari NP,  21. Peristiwa berawal pada Minggu (2/5) sekitar pukul 23.00 WIB korban dan istri terlibat cekcok. Percekcokan dipicu kecurigaan korban kepada sang istri yang pergi dengan lelaki lain.

Korban cemburu terhadap istrinya. Korban menanyakan rasa penasarannya yang melihat istri dan tiga teman prianya pergi membeli ayam penyet, empat hari sebelumnya. "Korban curiga istrinya berboncengan dengan pria lain," ujar Kapolsek.

Ketika pergi dan pulang dari membeli ayam penyet, sang istri berboncengan dengan teman prianya. Namun, korban tidak percaya dengan pernyataan istrinya.

Karena kesal perkataannya tidak dipercaya, sang istri pun kemudian masuk ke kamar dan mengunci pintu. Sementara korban ditinggalkan di ruang tamu.

 

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban sempat meminta kepada istrinya untuk membukakan pintu kamar dengan alasan ingin mengambil barang. Namun pintu tidak dibukakan sang istri.

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, sang istri terkejut melihat suaminya sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung di ruangan tamu. Istri korban pun langsung memberi tahu orangtuanya bahwa suaminya gantung diri.

Kemudian informasi itu disampaikan ke Kepling lalu dilaporkan ke Polsek Sunggal. Dari pengecekan yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Medan, terang Kapolsek, korban dinyatakan bunuh diri dengan cara gantung diri. "Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT