05 May 2021, 03:15 WIB

Pusat Belanja Bengkulu Dipadati Warga Langgar Protokol Kesehatan


Marliansyah | Nusantara

PUSAT perbelanjaan di Kota Bengkulu, Bengkulu, mulai ramai dikunjungi warga untuk membeli kebutuhan menjelang Lebaran 1442 Hijriah. Dinas Kesehatan Kota Bengkulu telah mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, terutama di pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan menjelang Lebaran.

"Saat ini kepadatan pusat perbelanjaan mulai dipadati pengunjung sehingga terjadi pelanggaran protokol kesehatan. jika masih terjadi pelanggaran, Pemkot Bengkulu akan menutup operasionalnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawaty di Bengkulu, Selasa (4/5).

Saat ini, lanjut dia, warga beramai-ramai mendatangi toko pakaian, mal, pasar untuk membeli baju baru dan persiapan Lebaran lain. Diprediksi kondisi ini masih akan terjadi hingga mendekati Lebaran, terutama pada saat hari libur kerja.

Dinas kesehatan telah mengingatkan agar pengelola pusat perbelanjaan seperti mal, pasar tradisional modern, dan pemilik toko untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah dan menekan kasus covid-19 di Kota Bengkulu. "Menjelang Lebaran kondisi jalur bagi pengunjung yang datang ke mal lebih sempit dibandingkan ruang yang disediakan bagi para pedagang karena ruangan yang ada lebih banyak diberikan kepada pedagang," imbuhnya.

Untuk itu, kata dia, meminta pengelola pusat perbelanjaan mengatur ruang yang memadai untuk pengunjung agar tidak terjadi kerumunan di pusat perbelanjaan. Upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 memerlukan kerja sama yang baik antara penjual, pembeli dan pengelola pusat perbelanjaan untuk memberikan rasa aman ketika berbelanja. (OL-14)

BERITA TERKAIT