04 May 2021, 20:34 WIB

Gubernur Bali Konfirmasi Masuknya Varian Baru Covid-19 Ke Bali


Arnoldus Dhae | Nusantara

GUBERNUR Bali I Wayan Koster mengakui adanya varian baru Covid-19 yang sudah masuk di Bali. Varian baru itu telah menulari dua warga Bali.

"Saya telah mendapat informasi langsung dari Menteri Kesehatan pada 3 Mei 2021 bahwa telah ditemukan 2 orang positif terinfeksi varian baru mutasi virus Covid-19. Satu orang positif varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351. Sedangkan satu orang positif varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7," ujar Koster di Denpasar, Selasa (4/5).

Menurut Koster, hal ini diketahui setelah beberapa sampel dari pasien positif Covid-19 di RS Sanglah dilakukan pengujian oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Satu orang yang positif Covid-19 varian baru dari Afrika Selatan, telah dinyatakan meninggal di RS Sanglah, berasal dari Kabupaten Badung.

Sedangkan yang satu orang lagi yang dinyatakan positif COVID-19 dengan varian baru dari Inggris dinyatakan sembuh, dalam kondisi sehat dan sudah dipulangkan, berasal dari Kota Denpasar. "Yang dari badung belum mengikuti program vaksinasi. Sedangkan yang dari Kota Denpasar telah dua kali mendapat vaksin," ujarnya.

Terkait kasus ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap sejumlah orang yang melakukan kontak erat dengan korban sehingga akan diketahui potensi resiko penyebarannya secara detail dan lengkap. "Sehubungan dengan munculnya varian baru mutasi virus Covid-19 di Bali, sesuai arahan Presiden dan Menteri Kesehatan, saya menghimbau, mengingatkan, dan menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat untuk mentaati semua aturan terkait Covid-19 seperti menjalankan protokol kesehatan dengan ketat," ungkap Koster.

Gubernur juga menyatakan semua warga wajib mengikuti program vaksinasi pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota. "Seluruh komponen masyarakat diminta agar terus melakukan upaya serius dengan mengambil langkah secara bersama sama dan bergotong-royong untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Covid-19," jelasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT