03 May 2021, 18:00 WIB

Perekonomian Malang Semakin Membaik


Bagus Suryo | Nusantara

Perekonomian di Kota Malang, Jawa Timur, semakin membaik ditandai dengan optimisme kegiatan usaha yang tumbuh positif.

Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Malang Azka Subhan. Berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), menunjukkan pertumbuhan positif ekonomi Malang yang disumbang industri pengolahan. 

Pertumbuhan positif juga didorong permintaan konsumen yang meningkat sejalan dengan perluasan vaksinasi covid-19. Kondisi itu meningkatkan optimistis pelaku usaha. Pembangunan infrastruktur sesuai protokol kesehatan juga berkontribusi pada ekonomi daerah.

Baca juga: Tinjau Panen di Malang, Presiden Buktikan Produksi Padi Memuaskan 

"Percepatan pembangunan proyek berdasarkan Perpres 80/2019 telah memasuki tahap kontruksi," ujar Azka, Senin (3/5). 

Di Kota Malang, lanjutnya, pembangunan sesuai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Maret 2021, yakni Jembatan Tlogomas, Malang Creative Center, jalan tembus Saxophone dan Sawojajar, drainase di kecamatan, revitalisasi pasar, hingga sumur resapan.

Kinerja positif pada industri pengolahan diperkirakan sebesar 6,10% dari saldo bersih tertimbang (SBT). Sedangkan sektor konstruksi dengan SBT diprediksi sebesar 2,26%. Itu sejalan dengan meningkatnya program pembangunan pada 2021.

Baca juga: PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Sasar 30 Provinsi

Adapun kegiatan usaha optimistis direspons sektor perdagangan, hotel dan restoran, dengan SBT perkiraan sebesar 1,66%. Pertumbuhan positif keseluruhan kegian usaha pada kuartal II 2021 tercermin dari prakiraan SBT sebesar 11,53%, atau lebih tinggi dari kuartal I 2021 di lebel minus 29,08%.

Kondisi ini mendongkrak kinerja penjualan ritel yang diperkirakan membaik, seiring pulihnya kepercayaan masyarakat, serta bertepatan dengan periode Ramadan dan Idulfitri. Insentif pajak berupa relaksasi PPnBM juga diharapkan mendorong kinerja perdagangan.(OL-11)
 

 

 

 

BERITA TERKAIT