03 May 2021, 16:53 WIB

Sebagian Korban Longsor Tapanuli Selatan sudah Ditemukan


Yoseph Pencawan | Nusantara

TIM SAR gabungan menemukan sebagian dari jumlah orang yang dilaporkan menjadi korban tanah longsor di areal PLTA Batangtoru, Desa Marancar Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Memasuki hari keempat proses pencarian, tim SAR gabungan sudah menemukan tujuh dari 13 korban tanah longsor yang tercatat.

"Dini hari tadi ada dua korban lagi yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kabid Kedaruratan BPBD Tapsel Hotmatua Rambe saat dikonfirmasi, Senin (3/5). Kedua korban ditemukan pada sekitar pukul 03.00 WIB.

Jasad mereka ditemukan di Sungai Batangtoru, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru. Satu jasad berjenis kelamin pria dan satu lagi belum dapat diketahui karena sebagian anggota tubuhnya dalam kondisi tidak lengkap.

Petugas sudah mengevakuasi kedua jasad ke RSUD Sipirok dan saat ini dalam proses identifikasi. Pada Jumat (30/4), tim SAR gabungan menemukan tiga jasad korban di lokasi longsor yang terdiri dari satu perempuan dewasa dan dua anak-anak. Ketiganya sudah dapat diidentifikasi, yakni Elmawati Waruwu, 31, Jupiter Gulo, 10, dan Risda Gulo, 2.

Pada Minggu (2/5) tim SAR gabungan kembali menemukan dua jasad korban. Jasad korban yang terdiri dari satu pria dan satu wanita itu ditemukan di Sungai Batangtoru. Namun empat jasad terakhir masih sulit dikenali atau diidentifikasi karena saat ditemukan kondisi jasad sudah rusak.

 

Berdasarkan data yang dikantongi petugas, nama-nama yang menjadi korban, selain dari yang sudah bisa dikenali, ialah Anius Waruwu, 60, Yasmani Halawa, 50, Novita Gulo, 8, Sultan Fahri, 6, Rio, 4, Nursofiah, 12, dan Sadarman Kristian, 14. Kemudian tiga korban lain yang merupakan karyawan Shinohydro yakni  Long dari Tiongkok serta Dolan Sitompul dan Doly Sitompul.

 

Ketua Kantor SAR Medan Toto Mulyono, mengatakan saat ini tim gabungan sudah lebih memfokuskan pencarian di aliran Sungai Batangtoru. Hal itu karena empat jasad terakhir ditemukan di aliran sungai itu. Jarak lokasi awal longsor hingga ke lokasi penemuan jenazah korban relatif cukup jauh sekitar 40 km. Kendati demikian, pencarian juga tetap diteruskan di lokasi kejadian didukung dengan beberapa alat berat. (OL-14)

BERITA TERKAIT