03 May 2021, 10:23 WIB

Sekolah Tatap Muka Terbatas di Sikka Dihentikan


Gabriel Langga | Nusantara

KASUS Covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur terus bertambah. Kasus terkini ada dua siswa SD dari SDI Wairklau Maumere dinyatakan positif covid-19. Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Clara Francis membenarkan kedua siswa tersebut dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen.

Mereka diketahui positif covid-19 setelah ada salah satu keluarga siswa kini dirawat di rumah sakit karena positif covid-19. Kemudian petugas melakukan pelacakan terhadap keluarganya dan ditemukan ada yang positif masih bersekolah di SDI Wairklau.

"Siswa itu positif Covid-19. Kita langsung hubungi pihak sekolah dan melakukan pemeriksaan terhadap 19 siswa yang kontak erat dengan bersangkutan. Dari hasil rapid test ditemukan lagi salah satu siswa terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi total ada dua siswa dari SDI Wairklau Maumere dilaporkan positif Covid-19," kata Clara, Senin (3/5).

Kedua siswa kini menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Saat ini kedua siswa dalam kondisi baik dan tidak memunculkan gejala covid-19.

baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah

Sementara itu, dengan banyak kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka yang menimpa siswa SD,SMP dan SMA, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga langsung mengambil kebijakan dengan menghentikan semua sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka di sekolahnya masing-masing secara terbatas. Hal ini tertuang dalam surat nomor  PKO.421.2/23 /IV/2021 tertanggal 1 Mei 2021 ditandatangani Kadis PKO Sikka Mayella da Cunha, S.Sos tertanggal 30 April 2021.

"KBM di sekolah dihentikan karena karena kasus transmisi lokal covid-19 di lingkungan sekolah sangat tinggi," kata Kadis PKO Sikka, Mayella da Cunha. (OL-3)

 

 

 

BERITA TERKAIT