02 May 2021, 14:09 WIB

Jelang Lebaran, Pedagang Pasar Wonokromo Khawatirkan Harga Ayam


Reno Reksa | Nusantara

TIDAK sampai dua minggu jelang lebaran 2021, harga komoditas di Pasar Wonokromo terpantau mengalami kenaikan, salah satunya ayam potong. 

Umi, penjual ayam potong di Pasar Wonokromo, mengaku saat ini harga ayam berada di kisaran Rp36 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram. Menurutnya harga tersebut sudah menurun dibandingkan dua minggu lalu yang sempat menyentuh angka Rp40 ribu per kilogram. 

"Tapi kalau dibandingin lebaran tahun lalu, ya kita takut harga ayam di lebaran tahun ini bisa jauh lebih mahal mas," kata Umi kepada jurnalis MG News, Minggu (2/5).

Umi memaparkan, harga termahal ayam potong pada lebaran tahun lalu di kisaran Rp32 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram. Namun dengan kondisi harga ayam saat ini yang mencapai Rp37 ribu, para pedagang ayam potong memprediksi harga dagangannya bisa mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram, saat semakin mendekati lebaran nanti.

"Ya sedih mas. Sudah pembelinya berkurang, ketambahan harganya naik banget," imbuh Umi.

Baca juga: H-11 Lebaran, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Kota Tegal Naik

Saat harga ayam mengalami kenaikan, komoditas bawang merah dan bawang putih justru dinilai stabil oleh pedagang. Salman, salah satu penjual bawang, mengatakan saat ini harga bawang merah mencapai Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga bawang putih, terpaut Rp7 ribu lebih murah dibandingkan bawang merah.

"Ini itungannya normal mas, karena kualitasnya bagus, lebih tahan lama. Asalnya dari Probolinggo," jelas Salman.

Meski begitu, Salman memperkirakan harga bawang tetap akan mengalami kenaikan di momen lebaran tahun ini. Untuk bawang merah diprediksi akan melonjak hingga Rp40 ribu per kilogram, dan bawang putih mencapai Rp35 ribu per kilogram.

Sementara itu beberapa komoditas juga dinilai Salman mengalami kenaikan harga dibanding minggu lalu. Sebut saja cabai rawit yang saat ini menyentuh Rp50 ribu per kilogram, serta lombok merah yang semula Rp30 ribu, kini naik menjadi Rp45 ribu.

Pedagang pun berharap pemerintah memberi atensi khusus dan berupaya menstabilkan harga komoditas pasar, apalagi jelang momen Idulfitri 1442 Hijriah. (A-2)

BERITA TERKAIT