29 April 2021, 16:35 WIB

Stok Kosong PMI Medan Setop Distribusi Darah ke Rumah Sakit


Yoseph Pencawan |

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, Sumatera Utara terpaksa menunda sementara distribusi darah ke rumah sakit-rumah sakit di kotanya karena mengalami kekosongan stok.

Kepala Seksi Pelayanan Teknik dan BDRS UDD PMI Medan Ira Fitriyanty Putri Lubis mengutarakan, pihaknya terpaksa menunda distribusi darah ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) yang telah bekerja sama dengan PMI.

"Penyebabnya, stok darah di UDD PMI Kota Medan tidak memadai dan bahkan kosong," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/4).

Pihaknya belum dapat memastikan sampai kapan penundaan itu berlangsung karena akan sangat tergantung stok darah yang ada untuk didistribusikan.

Saat ini PMI Medan hanya mampu mengirim permintaan sebelumnya yang kurang untuk BDRS. Sisa stok tersebut hanya sekitar 200 kantong yang diperoleh dari kegiatan mobile unit donor darah pada Minggu (25/4).

Mengantisipasi dampak dari penundaan ini, dia meminta pihak rumah sakit untuk tidak melaksanakan kegiatan donor untuk mengumpulkan stok darah.

Hal itu karena rumah sakit tidak mempunyai izin untuk itu, baik dari sisi izin operasional sebagai UTDRS dan berdasarkan Permenkes.

Untuk menghindari tindakan itu, dia memastikan PMI Medan akan melakukan pemantauan. Divisi BDRS PMI Medan akan segera melakukan tindaklanjut bila menerima laporan dan informasi dugaan rumah sakit yang melakukan proses pengambilan darah sendiri.

"Ada beberapa rumah sakit yang pernah terbukti melakukan hal tersebut dan langsung ditegur baik secara lisan maupun tulisan," ujarnya.

Bukti-bukti yang didapat biasanya dari laporan masyarakat atau pegawai PMI sendiri, broadcast, medsos dan lainnya. (OL-13)

Baca Juga: 10 hari Ramadan Stok Darah di PMI Cianjur Kian Menipis

 

BERITA TERKAIT