27 April 2021, 20:02 WIB

Klaster Sekolah Muncul Di Sikka


Gabriel Langga | Nusantara

KLASTER Covid-19 di lingkungan pendidikan ditemukan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sembilan siswa satu sekolah tingkat menengah atas di Kecamatan Alok terpapar dinyatakan positif Covid-19. Saat ini kesembilan siswi tersebut telah menjalani isolasi mandiri di lokasi yang disiapkan Pemkab Sikka.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka Clara Francis, Selasa (27/4) menuturkan klaster ini bermula saat ada seorang siswi yang hendak pulang kampung di Kabupaten Belu. Kemudian yang bersangkutan mengurus kelengkapan perjalanan dengan mengikuti rapid test antigen di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

"Hasil rapid test antigen yang bersangkutan dinyatakan reaktif. Kemudian teman-temannya yang kontak erat dengan bersangkutan juga kita ambil. Hasilnya ada delapan orang yang dinyatakan reaktif. Kalau total keseluruhannya ada sembilan siswi yang reaktif positif Covid-19. Sembilan siswi ini merupakan satu sekolah dan satu asrama" ujar dia.

Ia menjelaskan kondisi mereka saat ini dalam keadaan sehat selama menjalani karantina terpusat ini. "Kondisi mereka sehat-sehat saja. Mereka akan menjalani karantina selama 14 hari," tandas dia.

Clara yang juga sekretaris Dinas Kesehatan ini menambahkan untuk saat ini di Kabupaten Sikka total kasus Covid-19 selama tahun 2021 ada sebanyak 801 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian 96 orang sedang menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya, 694 orang dinyatakan sembuh dan telah kembali ke rumahnya masing-masing. Kemudian ada 11 orang dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19.

"Total yang saat ini yang masih menjalani perawatan itu ada 96 orang . Kondisi mereka juga sehat-sehat saja,"pungkas dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT