27 April 2021, 14:05 WIB

Pemerintah Juga Tutup Pintu Wisatawan dari India


Insi Nantika Jelita | Nusantara

PEMERINTAH memastikan menutup pintu wisatawan bagi warga negara India akibat lonjakan kasus covid-19 yang mencapai rekor 300 ribu kasus per hari. Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang tegas menolak kedatangan warga negara tersebut.

"Pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk menutup saat ini perbatasan kita untuk WNA dan seluruh penerbangan dari India. Ini tentunya kita lakukan untuk memastikan agar kita tidak berisiko alami peningkatan kasus covid-19 di Indonesia," ungkap Sandiaga dalam Weekly Briefing Media secara virtual, Selasa (27/4).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, meski sebelum terjadi pandemi Covid-19, India disebut termasuk menyumbang wisatawan asing terbanyak ke Indonesia.

Namun, karena adanya lonjakan penyakit menular itu di India, keputusan menutup perbatasan dengan negara tersebut dinilai harus diambil untuk menekan penyebaran covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: WHO: Situasi Covid-19 di India Lebih dari Menyedihkan

"Kita memang memerlukan kemitraan jangka panjang. Tapi, untuk jangka pendek, keputusan ini harus kita ambil. Kami akan pantau terus situasi dengan India," jelas Sandiaga.

Pihaknya pun mengantisipasi destinasi-destinasi wisata di Indonesia dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang tersertifikasi CHSE atau Clean, Health, Safety, dan Environment.

Mengenai pembukaan perbatasan dengan India atau rencana menjalin pembukaan koridor perjalanan atau

Travel Corridor Arrangement (TCA), Sandiaga menyerahkan ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan lainnya.

"Kami serahkan ke K/L terkait seperti di Kemlu, pihak Kemenkes, Satgas Covid soal bagaimana kelanjutan koordinator travel corridor arrangement dengan India," pungkas Sandiaga. (OL-4)

BERITA TERKAIT