25 April 2021, 15:05 WIB

Tak Ada Surat Bebas Covid Sejumlah Kendaraan Pribadi Diminta Balik


Lilik Darmawan | Nusantara

SEJUMLAH kendaraan dari luar kota yang akan masuk ke Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) diminta untuk putar balik, karena tidak membawa hasil tes rapid antigen dengan hasil negatif. Selain itu, pemkab juga melakukan tes rapid antigen secara acak kepada para pendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Noer Hadi mengatakan bahwa pihaknya mulai melakukan penyekatan bersama tim gabungan. Penyekatan ada di sejumlah titik di antaranya pos Tambak, Wangon dan Ajibarang.

"Tetapi yang paling utama adalah Ajibarang, karena banyak kendaraan dari tol keluar di Brebes lalu masuk ke Banyumas. Sudah ada beberapa kendaraan yang diminta putar balik, karena sopir dan penumpangnya tidak membawa hasil tes rapid antigen negatif," kata Agus, Minggu (25/4).

Selain meminta putar balik, Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) juga melaksanakan tes rapid antigen secara acak kepada para penumpang bus, travel maupun kendaraan pribadi. "Upaya-upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi para pemudik yang masuk ke Banyumas agar tidak membuat kasus covid-19 mengalami peningkatan," kata Agus.

Sebelumnya, pada Sabtu (24/4), Bupati Banyumas Achmad Husein dan Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim melakukan pengecekan di Posko Ajibarang. Bupati mengatakan bahwa pemkab memberlakukan tes rapid antigen secara acak hingga 5 Mei mendatang. Setelah 6 Mei, tidak ada lagi tes rapid antigen. Semua kendaraan yang masuk harus putar balik.

Kapolresta Banyumas menambahkan dua titik krusial penyekatan adalah Ajibarang dan Wangon. Karena di Ajibarang, kendaraan dari arah tol dan Brebes, sedangkan di Wangon merupakan kendaraan dari arah Jawa Barat. (OL-13)

Baca Juga: Pendeta Joop Suebu Minta Agama Tak Dijadikan Alat Politik

 

BERITA TERKAIT