16 April 2021, 06:42 WIB

Agro Jabar Siapkan Seribu Ton Bibit Jagung untuk Banten


Wibowo Sangkala | Nusantara

BUPATI Serang Ratu Tatu Chasanah menjalin kerja sama bidang pangan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kerja sama dilakukan melalui PT Agro Serang Berkah, anak perusahaan BUMD PT Serang Berkah Mandiri dan PT Agro Jawa Barat, BUMD milik Pemprov Jawa Barat.

Dirut Agro Jabar Kurnia Fajar mengajak warga Banten untuk menanam Jagung. Selain jagung bernilai ekonomis, dari 17 pabrik pengolahan jagung yang ada di Pulau Jawa, 8 diantaranya berada di Banten.

"Ini menguntungkan bagi warga Banten karena delapan pabrik pengolahan jagung berada di Banten," kata Kurnia, Jumat (16/4).

Ajakan Agro Jabar terhadap warga Banten tidak main-main. Agro Jabar telah menyiapkan 1.000 ton bibit jagung yang siap tanam. Seribu ton bibit jagung tersebut mampu ditanam di atas tanah seluas 12 ribu hektare.

"Kami sudah menyiapkan seribu ton bibit jagung, silakan bagi warga Banten yang mau menanam jagung," ucap Kurnia.

Tidak hanya bibit jagung, Agro Jabar juga menyediakan pupuknya. Bahkan Agro Jabar memfasilitasi petani menjual hasil panennya kepada pabrik pengolahan jagung.

"Pupuknya juga kami siapkan bahkan kami fasilitasi penjualannya ke pabrik pengolahan jagung," imbuh Kurnia.

Baca juga: Pemprov Banten dan SehatQ Kerja Sama Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Untuk tahap awal, kerja sama ini dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Serang.

"Dua perusahaan daerah akan saling kerja sama mulai dari permodalan hingga pemasaran dan pemanfaatan teknologi. Insya Allah, membawa berkah untuk masyarakat Kabupaten Serang," ujar Bupati Serang Ratu Tatu.

Menurut Tatu, Kabupaten Serang punya lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas. Pun masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan.

"Untuk pasar jagung, kita juga punya pabrik pakan," imbuhnya.

Saat ini, kata Tatu, hasil inventarisasi awal, ada sekira 4.000 hektare lahan di Kabupaten Serang yang bisa dimanfaatkan untuk tanam jagung.

"Semua sudah kami inventarisasi bersama Dinas Pertanian. Termasuk lahan milik perusahaan yang belum dimanfaatkan, akan kami komunikasikan untuk bisa dipakai untuk pengembangan tanaman jagung dan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Tatu menegaskan, pertanian adalah salah sektor ekonomi unggulan Kabupaten Serang. Setiap tahun, hasil pertanian terutama padi, selalu mengalami surplus.

"Kita akan manfaatkan kerja sama ini dengan baik, untuk pemberdayaan masyarakat. Jika Pemda Jawa Barat turun, insya Allah lancar. Pak Gubernur Jawa Barat mendukung, ini luar biasa," tegas Tatu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sektor pangan tidak terpengaruh oleh pandemi covid-19.

"Ini tahap awal dalam kerja sama jangka panjang, melalui kerja sama bidang pertanian. Apalagi bidang pangan ini selama covid, terbukti tidak turun, malah naik," ujar pria yang akrab disapa Emil ini.

Emil mengatakan PT Agro Jawa Barat selaku BUMD milik Pemprov Jawa Barat menawarkan teknologi dan pangsa pasar yang bisa dimanfaatkan bersama PT Agro Serang Berkah.

"Selama covid juga, kita saling menguatkan kerja sama antardaerah," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT