14 April 2021, 21:32 WIB

Santuy, Vaksinasi Lansia di Bandung Barat Baru 2,5 Persen


Depi Gunawan | Nusantara

VAKSINASI Covid-19 bagi lansia di Kabupaten Bandung Barat masih jauh dari target sasaran. Dari 143.180 orang, baru sebanyak 2,5 persen atau sekitar
3.579 orang lansia yang sudah mendapatkan vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Eisenhower Sitanggang mengatakan, masih rendahnya vaksinasi untuk kelompok prioritas lansia karena terbatasnya jumlah dosis vaksin yang diterima.

"Vaksinasi lansia baru 2,5 persen dari target 143.180 orang, sasarannya sangat banyak tapi persediaan vaksinnya terbatas," katanya, Rabu (14/4).

Selain itu, rendahnya vaksinasi dari kalangan lansia juga disebabkan adanya permintaan penundaan suntik vaksin setelah bulan Ramadhan. Para lansia
berasalan ingin lebih fokus beribadah pada malam hari.

Eisenhower menuturkan, hal ini diperparah dengan dikuranginya jatah vaksin bagi lansia yang dialihkan untuk vaksinasi pelayan publik yang sudah mencapai 68,5 persen.

"Jatahnya berebut untuk lansia dan pelayan publik. Pelayan publik targetnya 60.388 orang, sampai saat ini sudah 68,5 persen atau 41.365 orang yang
sudah (divaksinasi)," sebutnya.

Menurut dia, vaksinasi Covid-19 di Bandung Barat bakal lebih lama tergantung dengan kondisi ketersediaan alias stok vaksin virus korona. Pasalnya, jatah vaksin yang diterima tidak sesuai dengan pengajuan. "Intinya sih vaksin yang terbatas, kalau vaksin banyak mungkin bisa lebih cepat. Tapi kalau kondisinya gini, ya pasti lama," ujarnya.

Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengaku, akan meminta bantuan pihak swasta untuk menyelesaikan vaksinasi. "Kalau jangka pendek, kita fokus ke penanganan Covid-19. Proses vaksinasi dipercepat, kita minta beberapa pihak swasta membantu," kata Hengky. (OL-13)

Baca Juga: BMKG Imbau Masyarakat Babel Waspada Puting Beliung

BERITA TERKAIT