13 April 2021, 17:51 WIB

Warga Abaikan Prokes, Kasus Positif Covid-19 di Klaten Tinggi


Djoko Sardjono | Nusantara

WALAU telah menerapkan aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih cukup tinggi. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran warga dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Total kasus positif di Klaten hingga Senin (12/4), mencapai 7.097 kasus dengan 6.224 orang sembuh, 401 menjalani perawatan, dan 472 meninggal dunia.     

"PPKM berbasis mikro diberlakukan, tetapi kasus covid-19 malah naik. Hal ini terjadi karena masyarakat kurang disiplin mematuhi protokol kesehatan," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani, Selasa (13/4).

Karena itu, untuk pengendalian covid-19, Sri Mulyani selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 minta peran dan fungsi Jogo Tonggo, Satgas Desa, dan RT/RW dioptimalkan. Misalnya dalam pengawasan perantau yang nekat mudik lebaran tahun ini.

"Kalau ada warga yang nekat mudik harus menjalani isolasi. Hal itu untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19. Apalagi, Klaten saat ini zona oranye penyebaran virus korona, sehingga perlu  kewaspadaan tinggi," jelas Sri Mulyani. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT