12 April 2021, 21:28 WIB

Pemkab Flotim Siapkan Lahan Relokasi Korban Bencana Adonara


Gabriel Langga | Nusantara

MENYUSUL instruksi Presden Joko Widodo untuk membangun kembali rumah masyarakat terdampak banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemkab Flotim langsung bergerak cepat. Saat ini, pemerintah setempat sedang mempersiapkan lahan untuk relokasi warga yang menjadi korban.  

Bupati Flotim Anton Hadjon kepada mediaindonesia.com, Senin (12/4) usai meninjau lahan di Desa Nelelamadika, Kecamatan Ile Boleng mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan dengan sejumlah tokoh dan kepala desa agar secepatnya menyiapkan lahan baru untuk merelokasi warga yang terdampak banjir bandang.

"Lahan sudah ada. Tadi saya sudah lihat lahannya. Ada sekitar 1,5 hektare yang sudah disiapkan oleh Desa Nelelamadika untuk dirikan rumah bagi relokasi warga terdampak secara gratis oleh Presiden Jokowi," ujar dia.

Selain itu, juga tambah Anton Hadjon, korban di Desa Oyangbarang juga akan direlokasi. Masyarakat dan desa setempat telah bersepakat menyiapkan lahan sekitar 1 hektare. Hal yang sama juga berlaku bagi korban di Waiwerang dan Desa Adonara.

Dia menyatakan, warga yang menjadi korban enyatakan siap untuk direlokasi. Mereka, jelas Bupati, menyadari lahan sebelumnya yang ditempati sudah tidak layak ditempati lagi karena berada di zona merah bencana. "Relokasi perlu dilakukan karena lokasi permukiman warga terdampak bencana saat ini berada di merah," ungkap Bupati Flotim ini.

Di sisi lain, Kepala Desa Nelelamadika, Pius Padeng mengatakan lokasi bencana tidak akan lagi dijadikan pemukiman penduduk karena sudah berada di zona merah. Untuk itu ketika warga direlokasi di lahan yang baru, lokasi bencana itu akan dialihfungsikan menjadi tempat kegiatan masyarakat secara umum. (OL-15)

BERITA TERKAIT