11 April 2021, 14:45 WIB

Mensos Upayakan Relokasi Korban Gempa Malang dan Lumajang


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH menyiapkan relokasi bagi ratusan warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Saat ini, korban gempa yang rumahnya rusak berat diungsikan sampai kondisinya aman.

"Tadi saya mengecek rumah yang rusak berat berada di lereng yang curam," tegas Menteri Sosial Tri Rismaharini  saat mengunjungi korban bencana di Malang, Minggu (11/4).

Risma menjelaskan rumah yang berada di bawah bukit itu sangat berbahaya. Karena itu, solusinya ialah relokasi yang pelaksanaannya nanti berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Rumah di lereng bukit itu sangat mengkhawatirkan. Sesuai arahan Pak Menko (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy) agar ada relokasi karena tempatnya berbahaya," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy menyatakan relokasi  menunggu kajian dari BMKG. Sebab, kerusakan rumah ada yang parah dan ringan menunjukkan adanya irisan jalur gempa di lokasi berbeda. Terkait penanganan bencana termasuk relokasi akan diputuskan melalui rapat koordinasi bersama BNPB di Pendapa Kabupaten Malang.

Saat ini, lanjut Muhajir, penanganan kebutuhan dasar korban bencana lebih dulu, lalu memasuki tahap rekonstruksi dan rehabilitasi. Muhajir dan Risma mengecek dampak gempa di Lumajang dan Malang sembari menyalurkan bantuan pangan. Korban meninggal dunia di Lumajang 5 orang dan 3 orang warga Kabupaten Malang.

Risma mengatakan warga yang rumahnya rusak berat sudah diungsikan. Di Lumajang, korban bencana yang mengungsi 428 orang. Di Malang, warga mengungsi secara mandiri di Kecamatan Tirtoyudo dan Ampelgading. Gempa bumi di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4), mengakibatkan kerusakan 696 rumah warga daerah setempat, merusak 26 tempat ibadah dan 14 sekolahan.

Saat ini Kemensos sudah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum di lapangan Taman Asri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Operasional tenda pengungsian itu sampai BMKG menyatakan kondisinya sudah aman.

"Kita sudah drop bantuan pangan di Lumajang dan Malang, mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum," ujar Risma. (N-3)

BERITA TERKAIT