09 April 2021, 05:29 WIB

Gubernur Banten Minta Warga Patuhi Larangan Mudik


Mediaindonesia.com | Nusantara

GUBERNUR Banten Wahidin Halimd meminta warga di daerahnya untuk mematuhi larangan mudik Lebaran guna mencegah penularan covid-19.
 
"Masyarakat Banten diminta mematuhi larang mudik tersebut," kata Wahidin di Serang, Kamis (8/4).
 
Pemerintah Provinsi Banten secepatnya membuat imbauan dan langkah-langkah strategis, menyusul keputusan Kementerian Perhubungan yang melarang aktivitas mudik Lebaran 2021.
 
Meski larangan mudik telah final, regulasinya masih menunggu diterbitkan.
 
"Sebagai pemerintah daerah kita ikuti. Kita taat pada kebijakan
pemerintah pusat. Mudik dilarang ya kita ikuti," kata Halim.
 
Jika regulasi terkait dengan larangan mudik telah dikeluarkan secara
resmi dalam bentuk permenhub, ia akan segera membuat imbauan kepada
masyarakat.
 
Ia optimistis bahwa keluarnya larangan ini telah melalui serangkaian
kajian.
 
"Kita akan buat imbauan yang kita sampaikan kepada masyarakat.
Keluarnya keputusan ini tentunya telah melalui kajian-kajian dari
pemerintah pusat," kata Wahidin Halim
 
Pemerintah Provinsi Banten telah bekerja sama dengan Kepolisian Daerah
Banten guna melakukan penyekatan dengan mendirikan pos atau tempat
pengecekan untuk mencegah mudik. Polda Banten akan memberlakukan penyekatan aktivitas mudik Lebaran 2021 di sejumlah titik dengan mendirikan pos.
 
Dia menjelaskan sebaran titik yang akan dijadikan pos, yaitu untuk
ruas Tol Tangerang-Merak penyekatan akan dilakukan di Gerbang Tol Cikupa dan di Gerbang Tol Merak. Sedangkan di jalan arteri dimulai dari depan Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang dan pertigaan Asem, Cikande, Kabupaten Serang.

baca juga:ASN Dilarang Mudik, Bisa Diganti Dengan Silaturahmi Virtual
 

Di Kota Serang di Simpang Pusri Jalan Jenderal Sudirman, Kemang, di Kota Cilegon ada dua titik yakni di pertigaan Gerem dan di pintu masuk Pelabuhan Merak, di Pelabuhan Merak, petugas juga akan disiagakan di Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang, di Lebak di perbatasan Jasinga Bogor, dan Cilograng di perbatasan dengan Sukabumi, serta untuk di Pandeglang di Gayam. (Ant/OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT