08 April 2021, 21:21 WIB

Penyaluran Bantuan Korban Banjir Bandang di Adonara Terkendala


Gabriel Langga | Nusantara

PENYALURAN bantuan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami kendala. Pasalnya, banyak korban memilih mengungsi ke rumah kerabat ketimbang di posko pengungsian yang dibangun pemerintah setempat.

Hal ini disampaikan pegawai Pemerintah Kecamatan Adonara Timur, Mohammad Molan Tokan. Ia mengatakan di Kecamatan Adonara Timur, ada dua desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir bandang ini yakni Desa Waiburak, Desa Saosina dan Kelurahan Waiwerang Kota.

Menurutnya, tidak semua warga yang menjadi korban tinggal di posko pengusian. Padahal pemerintah telah menyiapkan posko untuk para pengungsi di beberapa titik yang ada di wilayah Kecamatan Adonara Timur.

"Bantuan yang ada di posko sebagian sudah kita distribusi kepada warga terdampak yang ada di wilayah Kecamatan Adonara Timur. Yang jadi kendala kita saat ini pendropingan bantuan kepada warga terdampak yang mengungsi di rumah rumah warga atau kerabat mereka yang tidak kena dampak banjir bandang ini. Ini yang menjadi kendala kita karena mereka ini tinggal tersebar di wilayah pulau Adonara," ujar dia.

Molan mengatakan sebagian warga di Adonara Timur yang terdampak bencana telah mendapat bantuan. Seperti di Desa Waiburak ada 354 jiwa, Desa Saosina, 63 jiwa, dan Kelurahan Waiwerang Kota ada 672 jiwa.

Ia mengaku bantuan yang diberikan kepada mereka terdampak itu selain sembako juga kita berikan berupa kasur, selimut dan lainnya juga. "Kita juga akan berusaha mendata warga terdampak yang mengungsi di rumah-rumah warga atau kerabat atau saudara mereka agar mereka juga dapat bantuan ini," ungkap Molan. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT