08 April 2021, 11:20 WIB

Pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub Rampung 2023


Usman Kansong | Nusantara

PELINDO 3 tengah mengembangkan Pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub. Pengembangannya direncanakan rampung pada 2023. Rapat kordinasi lintas kementerian bagi pengembangan Pelabuhan Benoa  dilakukan pada 13-14 Februari 2020.

"Meski pandemi covid-19, pengembangan Pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub ditetapkan rampung 2023," kata Direktur Utama Regional Bali-Nusa Tenggara Pelindo 3 Wayan Eka di Benoa, Bali, Kamis (8/4).

Dengan pengembangan tersebut, Pelabuhan Benoa diharapkan mampu mendatangkan lebih banyak kapal cruise (pesiar) ke Bali.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Buleleng Lampaui Target

Posisi Benoa yang berada di tengah-tengah antara Australia, Eropa, dan Asia, bisa menarik wisatawan asing yang penumpang kapak pesiar untuk tinggal lebih lama di Bali.

"Selama ini, turis dari kapal cruise hanya singgah 8 jam di Benoa. Dengan pengembangan Pelabuhan Benoa sebaga Bali Maritime Tourism Hub, kapal cruise bisa singgah lebih lama dan turis bisa spend lebih banyak sehingga lebih menghidupkan ekonomi," kata Wayan.

Oleh karena itu, kata Wayan, pengembangan Pelabuhan Benoa mencakup pengembangan ekosistem. Di sana akan dibangun berbagai fasilitas yang bisa mengundang wisatawan singgah lebih lama, misalnya panggung pertunjukan budaya, sentra UMKM, kafe dan food court, jogging track, serta pasar ikan.

Sebagai hub, lanjut Wayan, dari Pelabuhan Benoa, kapal-kapal pesiar bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata bahari di Tanah Air.

"Kita bisa mengarahkan kapal-kapal cruise ke Lombok, Labuanbajo, dan Raja Ampat," pungkas Wayan. (OL-1)

BERITA TERKAIT