08 April 2021, 10:53 WIB

Gubernur Sumsel Minta PSU Pali Terjaga Netralitasnya


Dwi Apriani | Nusantara

KABUPATEN Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatra Selatan akan melaksanakan pemilihan suara ulang pada 21 April 2021 mendatang.

Gubernur Sumsel Herman Deru meminta pihak penyelenggara PSU di Pilkada Pali untuk bekerja ekstra agar pelaksanaan pesta demokrasi tersebut berjalan sukses dan berkualitas.

Bahkan, Herman Deru juga menuntut agar pihak keamanan terus maksimal
melakukan pengamanan guna meminimalisir terjadinya polemik antara dua  yang memicu terjadinya konflik.

"Misi PSU ini sangat penting karena merupakan buah dari keputusan Mahkamah Konstitusi yang sangat mengikat. PSU ini jangan sampai gagal, karena bisa membuat Kabupaten PALI tidak memiliki Bupati Definitif," kata Herman Deru ketika menerima kunjungan kerja Pejabat (Pj) Rosidin Hasan, di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (7/4).

Apalagi berdasarkan keputusan MK, pengumuman Bupati terpilih dilakukan
langsung oleh KPU Kabupaten.


"Yang paling terbeban dalam PSU ini adalah pihak pengamanan karena MK tidak meminta kembali berkas hasil PSU. Jadi keputusan Bupati terpilih dilakukan kabupaten yang bersangkutan," terangnya.

Ia menegaskan penyelenggara termasuk Pj Bupati juga harus menunjukkan
sikap netral dan tidak berpihak pada satu sisi.

"Kita harus berpihak pada rakyat. Tegakkan aturan dengan seadil-adilnya
dalam PSU," tegasnya.

Bahkan, Herman Deru juga meminta penyelenggara terus memastikan agar
undangan untuk PSU tersebut benar-benar diterima masyarakat yang
bersangkutan.

"Pastikan undangan PSU tersebut sampai kepada pemilih agar kita tidak
dipermasalahkan," imbuhnya.

baca juga: PSU Indragiri Hulu dan Rokan Hulu Dilaksanakan 20 dan 21 April

Diketahui, PSU Pemilihan Bupati PALI rencananya akan digelar pada 21 April 2021 mendatang. Dimana PSU tersebut akan dilaksanakan di dua kecamatan di tiga desa dengan jumlah empat TPS.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan fakta integritas dengan kedua calon. Kita akan terus berupaya agar PSU ini berkualitas," kata Rosidin Hasan. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT