07 April 2021, 09:14 WIB

Mahasiswa Perkuat Ekonomi Melalui Perdagangan Berjangka di Malang


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, menyatakan generasi muda khususnya mahasiswa yang berhasil menangkap investasi perdagangan berjangka komoditi berkontribusi menguatkan perekonomian.

"Bahwa saat ini sebetulnya kebutuhan akan itu kan semakin tinggi," tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Selasa (6/4). 

Sutiaji menjelaskan bisnis berjangka bukan saja menguatkan sektor-sektor ekonomi menengah ke atas, akan tetapi juga menguatkan perekonomian sampai level bawah.

Adapun implementasi program Futures Trading Learning Center (FTLC) yang merambah kampus di Kota Malang sangatlah penting. Sebab, belum banyak pelaku usaha investasi berjangka di Kota Malang. 

Karena itu ia mendukung penuh berbagai kegiatan edukasi yang dilakukan PT Bestprofit Malang (BPF Malang) bersama dengan PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) (Persero). 

 baca juga: Uji Coba PTM Di Tegal, Prokes Dijalankan Secara Ketat

Selama ini, lanjutnya, Kegiatan edukasi sudah memperluas literasi perdagangan berjangka komoditi. Selain itu mampu mewadahi dan memberikan pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dan para pengajar di lingkungan kampus. 

Sementara itu, Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri, menyatakan keikutsertaan BPF Malang dalam program FTLC merupakan komitmen perseroan untuk meningkatkan edukasi seputar perdagangan berjangka komoditi kepada berbagai pemangku kepentingan, yaitu akademisi dan mahasiswa.

"Universitas Brawijaya merupakan mitra strategis kami," katanya.(OL-3)
 

BERITA TERKAIT