07 April 2021, 07:06 WIB

Razia Lapas di Brebes Temukan Benda-Benda Berbahaya


Supardji Rasban | Nusantara

TIM gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Polres Brebes dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes, Jawa Tengah, menggelar razia narkoba di Lapas Brebes, Selasa (6/4) malam.

Petugas tidak menemukan narkoba tapi puluhan benda yang dinilai membahayakan yang kemudian diamankan. Razia gabungan di dalam sel Lapas Brebes tersebut dibagi menjadi tiga tim untuk masuk dan merazia barang barang milik narapidana. 

Dari hasil razia narkoba kepada 260 napi Lapas Brebes itu, tidak ditemukan yang menyimpan barang haram seperti narkotika dan obat obatan berbahaya. Namun, petugas menemukan puluhan benda milik napi yang dinilai membahayakan seperti gunting, alat cetutan kuku, sendok besi, alat cukur serta benda-benda membahayakan lainnya yang kemudian disita atau diamankan

"Benda-benda seperti itu menurut aturan tidak boleh berada di dalam sel," ujar Kepala Lapas (Kalapas) Brebes, Isnawan.

Ia menuturkan, jika didalam Lapas petugas tidak hanya merazia barang milik para Napi melainkan juga mengambil tes urine terhadap 15 napi. 

"Kami melakukan tes urinnya secara acak yang di pilih oleh petugas BNN," terang Isnawan.

Dari ters urine yang dilakukan terhadap ke-15 napi tersebut hasilnya semuanya negatif. 

"Tidak ada satupun napi yang setelah dilakukan tes urine hasilnya negatif," jelas Isnawan.

baca juga: Wujudkan Zero Halinar, Petugas Gabungan Razia Lapas Nusakambangan 

Kalapas Brebes itu juga berterusterang sebenarnya jumlah penghuni napi over kapasitas dan jumlah petugas yang berjaga tidak sebanding. Namun demikian pihak Lapas selalu memperketat pengawasan agar steril tidak ada peredaran narkoba di dalam lapas. Dari jumlah napi yang 260 orang sebagian besar adalah napi narkoba yang mencapai 70 orang. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT