06 April 2021, 16:57 WIB

Gubernur Safrizal, Gigih Promosikan Prokes Pencegahan Covid-19


mediaindonesia.com | Nusantara

SEDERHANA, cerdas, dan tegas. Kesan pribadi ini melekat pada sosok pria bernama Dr Safrizal, MSi.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan ini merupakan sosok kepala daerah yang dikenal gigih dalam ikhtiar memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Sejak dilantik Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian atas nama Presiden RI, sebagai Pj Gubernur Kalsel, 15 Februari 2021, Pak Safrizal, ---begitu sapaan akrabnya,--- melakukan sejumlah kebijakan strategis. Selain tugas utama memimpin penyelenggaraan birokrasi pemerintahan, juga memutus penyebaran covid-19 melalui strategi penerapan Prokes Ketat.

Sebagai Wakil Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Safrizal menyakini penerapan protokol kesehatan (Prokes) menjadi kunci utama menangkal covid-19.

Prokes dasar itu meliputi, disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak berbicara, dan menghindari kerumunan.

"Paling penting yang juga diperhatikan adalah melakukan Rapid Test Antigen secara rutin bagi yang bertugas melayani masyarakat," terangnya, usai melakukan Rapid Test Antigen, di Banjarmasin, Selasa (6/4) pagi.

Dituturkan Safrizal, rapid test antigen hanya sebagai screening awal, yang hasilnya jika positif harus tetap dikonfirmasi dengan test RT-PCR.

Tes antigen juga disebut dapat mendeteksi protein virus corona saat virus di tubuh seseorang berada di tingkat paling menular. 

Safrizal yang juga sehari-hari bertugas sebagai Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri mengatakan
rapid test antigen dapat digunakan dalam mendeteksi kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) pada wilayah yang tak mempunyai fasilitas pemeriksaan Reverse Transcriptase-Polumerase Chain Reaction (RT-PCR). 

Di lingkungan Pemprov Kalsel, Safrizal menerapkan kebijakan pemberlakuan Rapid Test Antigen setiap digelar acara rapat yang menghadirkan peserta dalam kategori sesuai standar prokes.

Pun di kediaman dinas, setiap berangkat kerja Safrizal dan para asisten pribadinya menyempatkan waktu untuk melakukan Rapid Test Antigen.

Demikian pula untuk orang-orang yang sehari-hari melakukan pekerjaan di lingkungan kediaman dinas gubernur. Rapid tes antigen dilakukan minimal satu kali dalam seminggu. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT