06 April 2021, 15:35 WIB

Banjir Surut, Akses Jalan di Adonara Barat masih Terputus


Febrian Ahmad | Nusantara

BANJIR Bandang melanda sejumlah lokasi di Nusa Tenggara Timur, kondisi terparah terpantau di Pulau Adonara, di Kabupaten Flores Timur.

Wilayah Kecamatan Adonara Barat yang semula tergenang banjir, kini sudah mulai surut. Sejumlah rumah warga, Kantor Polsek, Puskesmas, hingga gedung sekolah, yang semula terendam banjir, kini berangsur dibersihkan, agar dapat digunakan kembali.

Kapolsek Adonara Barat, Iptu Hery Raja mengungkapkan saat banjir menggenangi pemukiman, sebanyak 30 KK mengungsi di Polsek Adonara Barat.

“Lebih dari 30 KK yang mengungsi ke sini karena listrik juga saat itu mati, malahan belum menyala setelah empat hari mati,” ungkap Hery.

Baca juga: PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Bencana Banjir NTT dan NTB

Banjir di wilayah Adonara Barat tidak separah di Kecamatan Adonara Timur. Pada Senin (5/4) pagi, banjir mulai surut dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing.

“Di Kecamatan Adonara Barat ini ada empat desa, yaitu Desa Waewadan, Desa Homa, Desa Waetukan, dan Desa Duanur. Semuanya (banjir) berangsur surut, tapi bantuan masih belum datang," kata Hery.

Kondisi ini berbanding terbalik jika dibandingkan dengan Kecamatan Adonara Timur. Wilayah Adonara Timur hingga kini masih tergenang banjir, dan masih dalam proses evakuasi.

Sulitnya mendatangkan bantuan ke Pulau Adonara dipengaruhi oleh cuaca yang hingga kini masih belum kondusif.  Selain itu, akses utama masuk ke Pulau Adonara ialah melalui Pelabuhan Larantuka, Flores Timur. (A-2)

 

BERITA TERKAIT