06 April 2021, 08:31 WIB

Jenazah Korban Banjir Dimakamkan Secara Massal


Gabriel Langga | Nusantara

SEBANYAK 44 jenazah korban banjir bandang asal Desa Nele Lamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dikubur secara massal. Kepala Desa Nele Lamadiken, Pius Pedang Melai kepada mediaindonesia.com menjelaskan jenazah korban banjir yang berhasil ditemukan langsung dimakamkan secara massal.
 
"Ada 44 jenazah warga Desa Nele Lamadiken yang langsung duimakamkan massal di sebelah pemakaman umum desa. Pastor paroki di sini yang memimpin upacara pemakaman," kata Pius pedang Melai, Selasa (6/4).

Ia menambahkan saat ini ada 758 warga yang mengungsi di tiga lokasi. Rinciannya 281 orang mengungsi di SDN Nele Lamadiken. 452 orang di Kantor Desa Nele Lamadiken, dan 25 orang di Neleblobong. Para pengungsi memilih tidur di pos pengungsian pada malam hari, dan siangnya kembali ke rumah untuk membersihkan sisa banjir dan memberi makan ternak.

baca juga: Siklon Seroja Hantam Sabu Raijua, Ratusan Rumah Penduduk Roboh

"Sisanya lebih memilih tinggal di keluarga mereka di desa lain," lanjut Pius.

Desa Nele Lamadiken yang berada di Kecamatan Ile Boleng Pulau Adonara merupakan salah satu desa dengan penyumbang korban meninggal dunia terbanyak akibat banjir bandang yang terjadi Minggu (4/4/2021). (OL-3)

BERITA TERKAIT