18 March 2021, 13:50 WIB

Telan Korban Tambang Emas Liar di Simpang Dua Aceh Selatan Ditutup


Amiruddin AR |

TAMBANG emas ilegal di perbukitan kawasan Desa Simpang Dua, Kemukiman Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, ditutup. Penutupan itu harus dilakukan karena pada Minggu (14/3) pekan lalu di lokasi tersebut sempat tertimbun delapan penambang, sehingga dua diantaranya meninggal dunia. Lokasi tambang itu disebut-sebut bekas lubang galian milik PT Pinang Sejati Utama (PSU).

Karena itu semua kegiatan penambang dihentikan dan tidak dibenarkan beraktivitas yang dianggap mengancam jiwa. Siapa saja yang tidak
mengindahkan larangan itu nanti akan diambil tindakan tegas olek pihak berwenang.

Sesuai penelusuran Media Indonesia, Kamis (18/3), para penambang ilegal yang sebelumnya mencari butiran logam mulia di lokasi setempat, sebagian adalah warga Kluet Tengah dan ada juga warga kecamatan lain di Aceh Selatan. Misalnya dari Kecamatan Pasie Raja dan Kluet Tengah.

Peristiwa korban jiwa yang terjadi pada Minggu (14/3) sekitar pukul 02.00Wib, berawal ketika 8 orang penambang malakukan pengerukan tanah untuk mencari kandungan butiran emas. Spontan saja lagit-lagit terowongan lubang longsor atau terjatuh sehingga menutupi akses jalur keluar.

Lima diantara penambang terjebak di bagian dalam dan tiga lagi terperangkap pada mulut lubang. Suasana mendadak panik dan terdengar jeritan minta tolong.

Berkat bantuan penambang lainnya mereka kedelapan korban itu berhasil dievakuasi sekitar satu jam kemudian. Tidak ada cara lain kecuali membuka kembali mulut lubang dengan cara menggali sedimen tanah longsor dengan menggunakan sekrup dan cangkul.

Camat Kluet Tengah, Kluet Tengah, Mukhlis Anwar, mengatakan, lima korban selamat langsung dilarikan ke Puskesmas Manggamat di Kecamatan Kluet Tengah. Tiga diantara penambang yang terjebak dalam lubang sempat kritis dan luka parah. Sedangkan tiga yang terjepit di mulut lubang mengalami luka ringan.

Adapun dua  orang korban meningggal karena tertimbun dalam lubang atau kehabisan oksigen yakni Akkindi Nur,47, warga Desa Pulo
Kambing, Kecamatan Kluet Utara dan satu lagi Muswardi,27, asal Desa Tepin Gajah, Kecamatan Pasie Raja. Kedua korban terakhir itu dipulangkan ke keluarga di kampung halamannya. (OL-13)

Baca Juga: Tambang Ilegal Marak Diduga Ada Backingan

 

BERITA TERKAIT