07 March 2021, 21:04 WIB

Bupati Tapanuli Utara Sediakan Internet Hingga Desa Terpencil


Januari Hutabarat | Nusantara

BUPATI Tapanuli Utara,Sumatera Utara, Nikson Nababan sisir desa  terisiolir di 15 kecamatan pantau ketersediaan jaringan internet, Minggu (7/3).

Selain perjalanan yang terbatas demi pemutusan mata rantai penularan covid-19, kebutuhan peserta didik juga tidak dapat dihindari dari ketersediaan jaringan internet yang mengharuskan peserta didik belajar dari rumah.

Menurut Nikson, kebutuhan jaringan internet bukan hanya untuk peserta didik, namun untuk masyarakat luas dengan harapan dapat belajar serta memasarkan produksi pertaniannya masing-masing juga mengetahui informasi perkembagan didaerah lain.

Baca juga : Di Rumah Saja, Anggota Dewan di Sikka Budidaya Vanili

"Masyarakat tidak boleh bodoh serta tidak boleh buta informasi, sehingga segala upaya akan kita lakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan demikian Kaupaten Tapanuli Utara, akan menjadi daerah yang mandiri,’’ katanya, sembari berjanji akan terus melakukan penyisiran hingga Tapanuli Selatan 100 persen terlayani jaringan internet.

Dia mengungkapkan, hasil penyisiran tersebut  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Parmonangan tepatnya di Dusun Sihaporas Desa Manalu Purba Kecamatan Parmonangan, telah dilalui jaringan internet, sebelumnya siswa SMP tersebut harus meluangkan waktu ke Parmonangan Induk Kecamatan untuk mendapatkan jaringan internet tersebut.

Sementara itu, para siswa SMPN 4 Parmonangan menyambut baik terobosan yang dilakukan Bupati dan siap untuk elajar lebih giat lagi dengan adanya internet.

"Terimakasih atas trobosan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yang menyediakan jaringan internet didesa kami,’’ ungkap salah seorang pelajar, Merry, Minggu (7/3).

Dia mengaku, sebelumnya harus meluangkan waktu ke Parmonangan untuk mendapatkan jaringan internet, bahkan harus menginap dirumah saudara. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT