07 March 2021, 08:10 WIB

Kegempaan Guguran Mendominasi Aktivitas Gunung Merapi


Agus Utantoro | Nusantara

AKTIVITAS vulkanik Gunung Merapi dari Sabtu (6/3) pukul 18.00 WIB hingga Minggu (7/3) pukul 18.00 WIB didominasi dengan kegempaan guguran. Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Rachmad Widyo Laksono, Minggu (7/3) mengatakan seismogram mencatat, selama 12 jam tersebut terjadi kegempaan guguran sebanyak 110 kali dengan durasi yang berkisar antara 3 milimeter hingga 29 milimeter dengan durasi terpendek 9 detik dan paling  lama 107 detik.

Kegempaan lainnya, kata Rachmad, hembusan terjadi 9 kali dengan amplitudo antara 3 milimeter hingga 6 milimeter dan durasi antara 7 detik hingga 21 detik. 

"Dua kali kegempaan fase banyak atau hybrid dengan amplitudo masing-masing 3 milimeter dan durasi maksimum 8 milimeter serta sekali kegempaan awanpanas guguran dengan amplitudo 54  milimimeter dan durasi 107 detik," jelas Rachmad.

Dalam 12 jam tersebut tidak terjadi awan panas guguran. Ia menambahkan terdapat 22 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur hingga 1000 meter dari puncak kawah yang mengarah ke barat daya. Asap kawah teramati berwarna putih dengan ketinggian maksimal 200 meter di atas puncak kawah, intensitas sedang.

baca juga: Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur Hingga 1.500 M dari Puncak

Sepanjang petang hingga pagi harinya, cuaca di kawasan puncak cerah, berawan, mendung, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara pada kisaran 14 derajat Celsius hingga 24 derajat Celsius dan kelembaban udara 66% hingga 92%. Tekanan udara minimum tercatat 627 mmHg dan maksimum 919 mmHg. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT