04 March 2021, 10:52 WIB

BI Pematangsiantar Dukung Gerakan Bangga Produk Indonesia


Apul Iskandar | Nusantara

BANK Indonesia kantor perwakilan Pematangsiantar menggelar pameran showcasing UMKM mulai hari ini. Kepala Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar, Edhi Rahmanto mengatakan pameran UMKM ini untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. 2021.

"Sebelumnya, Gernas BBI tahun 2020 telah berhasil melakukan onboarding 3,7 juta UMKM ke ekosistem digital atau 85 persen lebih tinggi dari target 2 juta UMKM. Serangkaian acara Gernas BBI 2021 ini ditujukan untuk dapat meningkatkan jumlah UMKM onboarding hingga 30 juta unit di tahun 2023, meningkatkan belanja pemerintah atas produk-produk UMKM lokal, dan meningkatkan peran pemerintah daerah dalam pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM," kata Edhi saat pembukaan pameran di gedung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pematangsiantar, Rabu (3/3).

Edhi menjelaskan pameran showcasing Fisik UMKM berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (5/3) memamerkan 15 UMKM dari wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

"UMKM tersebut menyajikan berbagai jenis produk, antara lain kuliner (makanan dan minuman/kopi), fashion (kain/pakaian), hingga kerajinan/karya. Guna semakin mendorong digitalisasi keuangan, UMKM yang mengikuti kegiatan diwajibkan telah memiliki QRIS. Sehingga dapat memperkecil resiko penularan Covid-19 melalui uang tunai," jelasnya.

baca juga: Gubernur Maluku Utara Dorong Warganya Beli Produk UMKM 

Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah mengapresiasi Kantor Perwakilan (KPw) BI Pematangsiantar yang telah memberikan media bagi UMKM agar bisa bangkit kembali di tengah pandemi covid-19. 

"Dengan semakin memberdayakan produk-produk UMKM lokal, khususnya di wilayah Pematangsiantar. Saya berharap dapat meningkatkan kesejahteraan serta perputaran ekonomi di Pematangsiantar dengan memberdayakan usaha-usaha di wilayah setempat," katanya.

Selain itu dengan adanya konsep pembayaran digital menggunakan Quick Respond Indonesia Standard (QRIS) dari BI, Hefriansyah berharap tingkat transaksi digital di Pematangsiantar dapat semakin meningkat. Serta memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi berbasis digital.

"Karena tidak dapat dipungkiri teknologi digital merupakan perubahan yang tidak dapat kita hindari," ujarnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT