04 March 2021, 09:35 WIB

Cegah Varian B117 Masuk, Jateng Perketat Bandara dan Pelabuhan


Akhmad Safuan | Nusantara

PEMPROV Jawa Tengah memperketat dua gerbang internasional yaki dua bandara dan satu pelabuhan di Jawa Tengah untuk mencegah masuknya B117 varian baru virus covid-19 yang saat ini sudah ada di Indonesia. Pengetatan pintu masukk berada di Bandara Ahmad Yani dan Bandara Adi Soemarmo serta Pelabuhan Tanjung Mas. Ketiga tempat itu dijaga ketat oleh Satgas Penanganan Covid-19.

"Kita harus waspadai varian baru covid-19 (B117), maka antisipasi masuknya virus baru di perbatasan yakni dua bandara dan satu pelabuhan ditingkatkan penjagaan olehh Satgas dan tim dari Dinkes," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Kamis (4/3).

Di setiap pintu gerbang yakni bandara dan pelabuha ada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang menaungi Bandara Ahmad Yani, Adi Soemarmo dan Pelabuhan Tanjung Emas sebagai pintu masuk internasional.

"Warga tidak perlu panik tetapi tetap waspada dan taat terhadap protokol kesehatan," tambahnya.

baca juga: Varian Covid-19 Inggris Menyebar ke 31 Negara

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini Pemprov terus memantau dan mencegah masuknya varian B117 dengan meningkatkan koordinasi antara dinas kesehatan provinsi dengan Satgas Penanganan Covid-19. Ganjar menyebutkan dua orang dinyatakan positif varian B117 covid adalah warga Karawang yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Dua warga Karawang yang sempat terpapar covid-19 varian B117 baru melakukan perjalanan luar negeri. Maka kita perketat perbatasan untuk antisipasi penyebaran. Dan jika ditemukan langsung lacak serta isolasi," kata Ganjar.

Selain mencegah masuknya B117 itu, lanjut Ganjar Pranowo, akan diturunkan tim riset untuk meneliti perbedaan dengan covid-19 sebelumnya agar bisa ditangani segera dan tidak menyebar. (OL-3)

BERITA TERKAIT