03 March 2021, 21:55 WIB

Polisi Gagalkan Pembakaran Lahan Gambut di Pesisir Timur Jambi


Solmi | Nusantara

TIM Pencegahan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) Kepolisian Resort Tanjungjabung Barat, Polda Jambi, berhasil menggagalkan pembakaran lahan gambut Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, pesisir timur Jambi.

Kapolres Tanjungjabung Barat  Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro membenarkan hal itu menjawab Media Indonesia, Rabu siang (3/3). Dia menjelaskan, upaya pembakaran lahan digagalkannya saat melakukan  patroli bersama Tim Preventif Karhutla di daerah Bram  Itam, Selasa  petang (2/2).

''Saat patroli kita melihat ada asap mengepul dari arah Pembengis. Kita telusuri cepat, dan menemukan ada beberapa titik api di belakang pondok petani. Beruntung apinya masih kecil sehingga saya bersama sejumlah anggota berhasil mengendalikan dan memadamkan,'' kata Guntur.

Sementara terhadap pemilik lahan yang kalang kabut ikut membantu pemadaman, setelah didata dan diperiksa di lokasi kejadian, mendapat maaf dari polisi. Kendati tidak ditahan, petani bernama Yunus tersebut berjanji tidak akan mengulangi, dan diganjar dengan tugas menjadi agen pencegahan karhutla untuk kawasan sekitar desanya.

"Untuk menamam padi. Saya mengaku salah dan menyesal Pak," kata Yunus seraya mengatakan akan mengajak petani sekitar desanya untuk menjauhi kegiatan membakar lahan untuk membuka usaha perladangan dan pertanian, Selasa malam usai pemadaman lima titik api di tengan kebun pinangnya.

Guntur menjelaskan, secara umum kebiasaan membakar oleh warga untuk membuka lahan di Kabupaten Tanjungjabung Barat  sudah jauh menurun  berkat gencarnya penyuluhan dan beberapa program edukasi yang dilakukan pihaknya semenjak setahun terakhir.

Selain sosialisasi dan pemasangan spanduk larangan membakar lahan, dengan memberdayakan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) masyarakat di 13 kecamatan di Tanjungjabung Barat sudah dirangkul untuk mengatisipasi karhutla.
Salah satunya, dengan pendekatan program gerakan bersama pengolah limbah lahan (Gaspoll) menjadi pupuk kompos.

''Secara umum sudah jauh menurun. Namun kita tidak mau lengah. Berkoordinasi dengan tim satgas karhutla kabupaten dan provinsi, kita
tetap mengawasi ketat sekitar 24 desa di tujuh kecamatan yang dipetakan rawan terbakar saat musim kering di daerah pesisir ini. Patroli kita gencar saban sore, karena disinyalir ada oknum masyarakat menjelang petang tiba,'' kata Guntur.

Sementara Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat Anwar Sadat mengapresiasi kerja keras dan keberhasilan pihak kepolisian dalam
mengantisipasi karhutla di wilayahnya.

''Kami mengapresiasi kinerja jajaran Polres Tanjab Barat, bersama TNI dan Tim Satgas, berkomitmen dan bahu-membahu mencegah karhutla.  Kita berharap perangkat desa, pemangku kecamatan dan masyarakat proaktif memberikan dukungannya,'' kata Anwar Sadat yang bau saja resmi dilantik menjadi Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat baru-baru ini. (SL/OL-10)
 

BERITA TERKAIT