03 March 2021, 15:35 WIB

Bantu Masyarakat Dapatkan Ketrampilan Kerja dan Usaha


Mediaindonesia.com | Nusantara

DALAM rangka membantu masyarakat dan sekaligus menekan angka pengangguran, pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja. Dengan program tersebut, masyarakat diharapkan bisa mendapat berbagai pelatihan dari lembaga yang ditunjuk atau menjadi mitra pemerintah.

Setelah pelatihan itu, seseorang diharapkan bisa mendiri atau membuka lapangan kerja baru jika tidak mau bekerja di sebuah tempat. Seiring dengan berkembangnya teknologi dalam bidang pendidikan, sistem pembelajaran kini dapat dilakukan tanpa mengenal jarak dan waktu.

Baca juga: Peserta: Pelatihan Prakerja Tidak Akan Banyak Membantu Cari Kerja

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh STUDiLMU, yang merupakan mitra pemerintah untuk membantu para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi mereka. STUDiLMU sendiri telah berpengalaman lebih dari 13 tahun dalam pengembangan manusia dan diawali dengan nama BusinessGrowth, yang telah dikenal oleh banyak korporasi Nasional dan Multinasional, dalam meningkatkan pengembangan karyawan perusahaannya. Berbagai program pelatihan, lokakarya publik, komunitas, seminar, konferensi, kelas daring, penasihat karir, kursus produksi video, perangkat lunak Learning Management System (LMS), hingga virtual classroom didesain sedemikian rupa guna membantu proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.
 
“Kami hadir dengan misi 'Enlightening Indonesia' dengan menyediakan pengalaman belajar berkualitas, mudah diakses, dan dapat dijangkau oleh banyak orang, terutama pada masa program Kartu Prakerja berlangsung. Kami sangat bangga dapat menjadi mitra resmi pemerintah sebagai lembaga pelatihan untuk menyukseskan program Kartu Prakerja 2021 dan percaya bahwa Kartu Prakerja dapat membantu para pekerja meningkatkan pengetahuan dan keahlian di bidang masing-masing,” jelas CEO STUDiLMU, Berny Gomulya.
 
Kartu Prakerja 2021 gelombang 12 resmi dibuka pada 21 Februari lalu. Seperti tahun sebelumnya, program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya ini ditujukan bagi pekerja/buruh yang dirumahkan, pencari kerja, pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan dan/atau mengalami penurunan daya beli akibat pandemi covid-19, serta pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
 
Dalam menyukseskan program Kartu Prakerja, STUDiLMU menyediakan beragam kursus dalam berbagai bidang dengan instruktur yang berpengalaman. Memiliki modul kursus yang lengkap dan dilakukan secara daring, sehingga pelatihan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun dengan mudah. Di akhir sesi, sertifikasi online juga akan diberikan kepada peserta.
 
“Sejalan dengan misi kami, STUDiLMU berharap dapat menjadi solusi mudah bagi siapapun yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka selama program Kartu Prakerja 2021,” tambah Berny.
 
Pada 2020, kata dia, pihaknya telah meluluskan banyak peserta Kartu Prakerja dan aplikasi STUDiLMU telah diakses oleh lebih dari lima juta pengguna di Indonesia. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT