02 March 2021, 18:11 WIB

Ribuan Balita Di Temanggung Alami Stunting


Tosiani | Nusantara

DINAS Kesehatan Kabupaten (DKK) Temanggung, Jawa Tengah mencatat saat ini terdapat 7.143 balita di wilayah tersebut yang mengalami stunting. Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Khabib Mualim mengatakan dari total 7.143 kasus stunting tersebut, angka kasus tertinggi yakni 384 kasus terdapat di Kecamatan Gemawang.

"Selain upaya pencegahan, sangat penting untuk menyembuhkan balita yang sudah terkena stunting. Caranya dengan memberikan nutrisi dan gizi maksimal dan seimbang," katanya, Selasa (2/3).

Menurut Khabib, faktor penting untuk mencegah terjadinya stunting adalah menjaga nutrisi makanan ibu hamil. Upaya lainnya menjaga pola makan ibu hamil dan anak, serta meperhatikan asupan gizi makanannya.  Serta perhatian dari para orang tua dan pemberian asi ekslusif selama enam bulan. Hal ini mesti diupayakan dalam 1000 hari sejak anak dalam kandungan hingga dua tahun setelah dilahirkan.

"Anak diasuh oleh orang tua dengan anak diasuh orang lain akan berbeda. Jadi perhatian orang tua tentu penting. Tapi perlu juga diperhatikan asupan gizi, lingkungan, dan kesehatan mulut agar makanan bisa dicerna maksimal," katanya.

Pengentasan angka stunting, kata Khabib, tidak bisa dilakukan hanya oleh tim medis. Kesadaran dan pengetahuan masyarakat perlu ditumbuhkan untuk membantu penyediaan pangan yang kaya gizi dan protein. Sebab, jika terlambat penanganan dalam waktu 1.000 hari, anak yang mengalami stunting akan sulit disembuhkan.

"Pengetahuan dan pendampingan dari kader kesehatan, bisa menghindarkan terjadinya ibu hamil dalam kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK). Perlu rutin memeriksakan kandungan minimal empat kali, dan rutin ke Posyandu," katanya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT