27 February 2021, 00:45 WIB

Selamatkan Anak Bungsu, Seorang Ibu Ikut Terjebak Kebakaran


Faishol Taselan | Nusantara

TERJEBAK dalam kobaran api yang membakar rumahnya di Jalan Wonosari Kidul Nomor 161 Surabaya, Jawa Timur, ibu dan anak meninggal dunia dalam kondisi ikut terbakar. Keduanya ialah Muji Agustiningsih, 49, dan putra bungsunya, Yudhistira Septayuda, 8.

Keterangan yang dihimpun Dinas Kebakaran Kota Surabaya dari Justin Temu Siarana, 14, anak pertama sekaligus satu-satunya korban selamat dalam kebakaran tersebut. Diketahui titik api berada di area depan rumah, tempat tumpukan bensin eceran orangtuanya berjualan.

Mendapati api tersebut, Muji Agustiningsih dan Justin lari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Tapi Muji mengingat anak keduanya, Yudhistira, yang masih di rumah yang saat itu masih tertidur.

Muji Agustiningsih kembali ke rumah untuk menyelamatkan sang anak. Setelah sampai di rumah, api semakin membesar sehingga Muji Agustiningsih dan anak keduanya tersebut terjebak di dalamnya dan tidak bisa menyelamatkan diri.

"Jadi keduanya terjebak dalam kobaran api. Saat hendak menyelamatkan anaknya ternyata api makin membesar," kata Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya Bambang Vistadi di Surabaya, Jumat (26/2).

Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 19 mobil PMK untuk pemadaman. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melaksanakan pemadaman sekaligus penyelamatan korban.

Namun mengingat kondisi api yang cukup besar, petugas pemadam kebakaran hanya mampu masuk dari pintu samping sedalam 3 meter. Selanjutnya merek amundur karena kondisi yang tidak memungkinkan karena atap mulai runtuh.

Penyebab kebakaran, kata Bambang Vistadi, diduga terjadi sewaktu pengisian bensin eceran. Selain melahap korban jiwa, kebakaran juga mengakibatkan rumah dua lantai dengan luas bangunan sekitar 12 m x 8 m tersebut terbakar habis. (OL-14)

BERITA TERKAIT