26 February 2021, 15:10 WIB

Kota Malang Perkuat Virtual Police Warga Diminta Bijak Bermedsos


Bagus Suryo | Nusantara

KEPOLISIAN Resort (Polresta) Kota Malang Kota, Jawa Timur, meningkatkan patroli siber dan memperkuat virtual police mengedepankan pendekatan edukasi dan pencegahan. Kasus-kasus laporan ke polisi terkait ujaran di ruang digital diselesaikan melalui upaya mediasi.

"Virtual police dan virtual alert sudah kerja sama dengan Diskominfo. Kita berpedoman pada Surat Edaran Kapolri," tegas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Jumat (26/2).

Ia menjelaskan kasus-kasus yang dilaporkan ke polisi soal kicauan di media sosial diselesaikan secara persuasif menghindari dugaan kriminalisasi. Selama ini polisi memberikan ruang seluas-luasnya dalam upaya mediasi sehingga terwujud penyelesaian perkara yang berkeadilan. Dengan demikian kasus akan berakhir saling memaafkan, tidak sampai berlanjut ke pengadilan.

Baca Juga: Soal UU ITE, Kapolri akan Bentuk Virtual Police

"Menggunakan pendekatan restorative justice, kasus didamaikan dan semua pihak saling memaafkan. Contoh ada yang mencatut nama Kapolresta Malang Kota, kasusnya ditangguhkan," ungkapnya.

Ia mengatakan pendekatan pemolisian yang proaktif dan kerja sama dengan komunitas medsos menjadi pilihan utama. Sehingga penanganan kasus-kasus di ruang digital yang berujung saling lapor ke polisi tetap mengedepankan penindakan hukum pidana sebagai upaya terakhir."Penegakan ultimum remidium," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Bareskrim Kirim Peringatan Virtual ke Akun Penyebar Hoaks

BERITA TERKAIT