26 February 2021, 02:45 WIB

Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya Berlanjut ke Polisi


Supardji Rasban | Nusantara

WAKIL Wali Kota (Wawali) Tegal, Jawa Tengah Muhamad Jumadi mengaku belum mengetahui laporan terhadap dirinya yang dilayangkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono ke Polda Jawa Tengah. Diduga laporan tersebut atas dugaan rekayasa kasus yang merugikan nama baik Dedy sebagai Wali Kota Tegal.

"Saya tidak tahu, dan saya tidak bisa jelaskan di sini. Nanti saat ada undangan dari Polda Jawa Tengah ya nanti saya sampaikan ke publik hal-hal apa saja. Tapi saya belum tahu apa, karena belum ada undangan dari Polda," ujar Jumadi, Kamis (25/2).

Ia mengaku belum bertemu Dedy meski sudah minta waktu ke Sekda Pemkot Tegal, Johardi. "Yang menentukan waktunya Pak Wali, kalau diperlukan untuk tabayun ya mongo-monggo saja," ucap Jumadi.

Sekda Kota Tegal Johardi, berjanji akan mengupayakan mempertemukan Dedy dan Jumadi, agar harmonis kembali, namun belum ada waktu yang pas. "Tugas saya sebagai Sekda, berusaha untuk mendamaikan. Karena wali kota dan wakil adalah satu paket, kalau tidak harmonis tentunya kami yang menjadi bawahan akan kesulitan." jelas Johardi.

Di sisi lain, Dedy Yon Supriyono mengakui memang telah melaporkan wakilnya Jumadi ke Polda Jawa Tengah melalui kuasa hukumnya, Namun, Deddy menegaskan hal itu tidak akan mengganggu konsentrasinya untuk fokus bekerja.

"Persoalan hukum, saya serahkan kepada kuasa hukum. Selanjutnya saya akan fokus menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik, jangan sampai pelayanan publik terganggu," ucap Dedy. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT