25 February 2021, 16:47 WIB

Ganjar Tanggapi Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polda Jateng


Haryanto Mega | Nusantara

KISRUH antara Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dengan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi semakin memanas. Dedy melaporkan wakilnya itu ke Polda Jateng terkait dugaan rekayasa kasus dan pencemaran nama baik.

"Saya minta hentikan. Jangan lapor-laporlah, menurut saya, wong itu wali kota dan wakil ya. Enggak tahu yang benar yang mana, tapi mereka dulu majunya bareng-bareng dan sudah terpilih. Akan lebih baik kalau keduanya duduk. Duduk, rembukan, bicara apa yang sebenarnya terjadi," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemui di kantornya, Kamis (25/2).

Ganjar mengatakan sudah mengajak komunikasi kedua pihak. Mereka diminta menghentikan kekisruhan dan mengajak keduanya berbicara bersama.

"Kalau tersebar keluar nanti jadi ramai. Belum lagi kalau ada kelompok lain yang ingin naik ke isu ini dengan segala kepentingannya. Itu akan jadi runyam," tegasnya.

Kalau sudah terjadi seperti itu, yang rugi, lanjut Ganjar, ialah rakyat. Pelayanan publik pasti terganggu dan isu yang beredar jadi tidak baik.

Ganjar juga heran dengan pemerintahan di Kota Tegal. Dari dulu, ada-ada saja hal yang aneh di kota itu. "Kalau nanti gonjang-ganjing terus seperti ini, apa perlu diruwat? Kita buat istigasah, pengajian, dan wayangan biar adem lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, hubungan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dengan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi retak. Bahkan, Wakil Wali Kota Tegal dikabarkan tidak pernah masuk ke kantor selama beberapa hari dengan alasan sopir serta ajudan pribadinya ditarik dari rumah dinasnya.

Bahkan kabar terbaru, Dedy telah melaporkan Jumadi ke Polda Jateng terkait rekayasa kasus dan pencemaran nama baik. Laporan itu disebut imbas dari insiden penggerebekan Dedy di Century Park Hotel Jakarta pada 9 Februari lalu.

Saat menginap di hotel itu, Dedy digerebek oleh empat anggota kepolisian yang mengaku dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari pemeriksaan, Dedy dikatakan bersih dari narkoba, termasuk hasil uji urine juga dinyatakan negatif. Dari pengakuan anggota Polda Metro Jaya yang menggerebek Dedy tersebut, informasi itu bersumber dari keterangan Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi. (OL-14)

BERITA TERKAIT