25 February 2021, 05:52 WIB

Kalender Pariwisata Lombok Resmi Dimulai


Yusuf Riaman | Nusantara

KALENDER kegiatan pariwisata atau Calendar of Event pariwisata di Kabupaten Lombok Barat 2021 telah resmi dimulai dengan ditandai pemukulan gong oleh Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid.  Dikemas dengan tema besar, Harmoni Lombok Barat, peluncuran berlangsung di area Supermarket Oleh-Oleh Sasaku Senggigi Lombok, Rabu (24/2).  

Tema Harmoni Lombok Barat sendiri menuai pujian langsung dari Bupati Lombok BaratFauzan Khalid saat membuka kick off CoE Lombok Barat 2021.
     
"Tema ini awalnya saya tidak tahu, karena tidak dikonsultasikan oleh kadis pariwisata ke saya. Saya kok langsung setuju, dan bangga dengan tema ini," ucap bupati. 

Dikatakannya, harmoni itu berasal dari bahasa Yunani yaitu harmonia yang berarti keterikatan semua faktor untuk meningkatkan kedamaian, keselarasan, dan keserasian. 
     
"Semua faktor, tidak hanya orang, tetapi juga seluruh alam raya ini, keterikatan manusia dengan alam, keterikatan antar sesama manusia dan keterikatan semua unsur untuk bisa menciptakan keserasian, kedamaian di Kabupaten Lombok Barat ini," lanjutnya.

Kegiatan berlangsung sederhana, namun meriah dengan atraksi kesenian dan penampilan spesial dari musisi Ary Juliant, dan Suradipa. Kick off Harmoni Lombok Barat dimulai dengan Parade Musik Akustik. Setidaknya ada 16 event yang akan dilenggarakan, tersebar di semua destinasi untuk diperkenalkan kepada masyarakat luar.
 
"Bahwa Lombok Barat tidak hanya Senggigi, Sekotong, atau hanya Narmada saja, melainkan kita juga memiliki desa-desa unggulan untuk kepariwisataan," kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Saepul Akhkam.
     
Agenda promosi pariwisata ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi para pelaku pariwisata dalam menjalan usaha mereka, dan berujung pada pemulihan, pendorong pemulihan ekonomi di Lombok Barat dan nasional. Akhkam mengatakan, karena masih dalam kondisi pandemi global Covid-19, pelaksanaan, CoE 2021 diselenggarakan dengan konsep kenormalan baru. Menurutnya, pandemi Covid-19 tak seharusnya menjadi penghalang untuk terus berkreasi dan bergerak. 
     
"Kegiatan kepariwisataan ini tidak boleh melemah akibat pandemik global Covid-19, namun juga jangan sampai kemudian mengorbankan kesejahteraan dan keselamatan warga masyarakat dengan tidak menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu kegiatan offline kami batasi, kita beralih ke kegiatan-kegiatan yang berbasis pada online," paparnya.

baca juga: Kemenparekraf Terus Eksplor Potensi Pariwisata Lombok Tengah 
     
Akhkam mengatakan kegiatan tersebut terselenggara berkat dukungan banyak pihak.
      
"Kegiatan-kegiatan yang tercermin dalam Harmoni Lombok Barat tidak akan bisa terselenggara, apabila tanpa dukungan para pelaku pariwisata baik yang ada di perhotelan, rumah makan dan restoran maupun agent perjalanan," katanya. 

Akhkam berpesan kepada para pelaku pariwisata untuk menjual Calendar of Event ini menjadi event dan agenda tetap yang bisa ditawarkan kepada pihak yang mencintai perjalanan, dan menunjukkan pada semua orang bahwa Lombok Barat masih indah, akan tetap indah dan akan selalu indah. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT