25 February 2021, 02:50 WIB

Jatah Vaksin Covid untuk Lansia dan Pelayan Publik Sumut Tiba


Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara telah menerima pengiriman vaksin Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi para petugas publik dan kalangan lanjut usia.

Adapun para petugas publik yang dimaksud adalah mereka yang dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari banyak berinteraksi dengan masyarakat atau orang banyak.

Seperti TNI/Polri, DPRD, ASN, pegawai bank, pelaku pasar hingga jurnalis. Sedangkan kalangan lansia adalah mereka yang sudah berusia 60 tahun ke atas.

"Vaksin yang kita terima jumlahnya 23.772 vial. Satu vial berisi 10 dosis, sehingga total ada 237.720 dosis," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Rabu (24/2).

Alwi menjelaskan, ini merupakan vaksin tahap kedua yang dikirim pusat. Serupa dengan vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes), untuk bisa mendapatkan vaksin partisipan perlu mendaftar terlebih dahulu, baik secara pribadi maupun oleh perusahaan.

Namun untuk perusahaan atau kolektif harus mengisi formulir yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumut. Sedangkan untuk lansia bisa menggunakan aplikasi ponsel pintar Peduli Lindungi atau juga website pedulilindungi.id.

"Banyak pintu masuk untuk bisa mengakses pendaftaran vaksinasi tahap kedua ini," kata Alwi.

Bila menggunakan aplikasi, partisipan akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan setelah registrasi berhasil. Pemberitahuan tersebut adalah mengenai jadwal dan lokasi pemberian vaksin.

Adapun pengiriman vaksin ini, lanjut Alwi, merupakan pengiriman kelima dari Kementerian Kesehatan. Sampai dengan saat ini Sumut telah menerima sekitar 385.400 dosis.

Lebih lanjut Alwi menerangkan, proses vaksinasi untuk petugas publik dan lansia akan dilakukan pada awal Maret. Sementara proses vaksinasi tahap pertama untuk nakes sudah berjalan 80% dan masih terus berlanjut.

Koordinator Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Irman Oemar meminta masyarakat menyukseskan program vaksinasi. Hal itu karena vaksinasi merupakan salah satu bentuk perlawanan terhadap Covid-19, selain penerapan protokol kesehatan.

"Kita tentu ingin kehidupan bisa kembali normal. Anak-anak kembali bersekolah, perkantoran berjalan normal, usaha juga. Jadi, mari kita dukung program vaksinasi ini," pungkasnya.(OL-13)

 

BERITA TERKAIT