24 February 2021, 13:00 WIB

Kasus Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Turun Signifikan


Lilik Darmawan | Nusantara

KASUS kematian akibat covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengalami penurunan. Meski demikian, pemkab terus menekan kasus covid-19 di kabupaten setempat dengan melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan bahwa kasus kematian akibat covid-19 di Banyumas semakin menurun jika dibandingkan dengan bulan bulan sebelumnya. 

"Hingga 21 Februari kasus kematian akibat covid-19 di Banyumas tercatat 58 pasien. Jumlah tersebut jauh lebih menurun jika dibandingkan dengan bulan Januari yang tercatat sebanyak 135 pasien. Sejauh ini, rekor tertinggi kematian akibat covid-19 di Banyumas tercatat pada bulan Desember sebanyak 138 pasien. Dengan adanya penurunan kasus kematian, Banyumas terus menekan angka kematian maupun kasus covid-19," kata Wakil Bupati, Rabu (24/2).

Dikatakan oleh Wakil Bupati, hingga kini secara total kasus covid-19 di Banyumas sebanyak 7.895 kasus. Kasus tertinggi tercatat pada Desember yang mencapai 2.760 kasus. Kemudian pada Januari mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 1.977 kasus. Sementara hingga 21 Februari tercatat sebanyak 1.062 kasus. 

"Kami terus berusaha menekan kasus covid-19 dengan melaksanakan PPKM mikro. Bahkan, seluruh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) turun ke desa," lanjut Sadewo. 

baca juga: Positif Covid-19 di Riau Bertambah 116 Orang

Menurutnya, setiap hari Forkompimda seperti Bupati, Wakil Bupati, Kapolresta dan Dandim turun ke lapangan. 

"Masing-masing memantau dia desa. Seperti semalam, saya ke Kebasen, ada dua desa yang saya kunjungi. Program ini akan berlangsung selama satu bulan, untuk memastikan PPKM mikro berjalan dengan baik. Ini adalah upaya untuk menekan kasus covid-19 terutama melindungi lansia dan komorbid," tambahnya. (OL-3) 
 

BERITA TERKAIT