23 February 2021, 17:47 WIB

Penyakit Jembrana Mengganas di Mukomuko, Puluhan Sapi Mati


Marliansyah | Nusantara

WABAH penyakit Jembrana mengganas di Bengkulu. Hingga kini, di Kabupaten Mukomuko, sedikitnya 50 sapi milik petani mati akibat penyakit tersebut.

"Kasus penyakit Jembrana yang menyerang ternak sapi milik petani terus mengganas sejak Januari hingga Februari ini," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Junaidi, Selasa (23/2).

Penyakit jembrana merupakan penyakit menular akut pada sapi Bali  yang disebabkan virus Retrovirus yang merupakan keluarga lentivirinae yang termasuk dalam famili retroviridae.

Wabah penyakit Jembrana yang menyerang ternak sapi milik warga terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Mukomuko, yang terparah yakni Kecamatan Ipuh, Teras Terunjam, Selagan Raya, dan Kota Mukomuko. Kasus paling banyak berada di wilayah Kecamatan Ipuh, yang mencapai 150 kasus.

"Petugas Pusat Kesehatan Hewan saat ini terus melakukan pemantauan perkembangan kasus Jembrana dan melakukan upaya pencegahan dengan sarana  yang ada saat ini," jelasnya.

Saat ini, kata dia, petugas kesehatan Ternak Kabulaten Mukomuko, masih menunggu vaksin dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi  Bengkulu.

Sebelumnya, pada 2020 lalu, sedikitnya 73 ekor sapi yang mati terserang penyakit jembrana di sembilan kelurahan di Kecamatan Mukomuko yakni Pasar Mukomuko, Bandar Ratu, Koto Jaya, Ujung Padang, Tanah Rekah, Pasar Sebelah, Pondok Batu, Selagan Jaya, dan Tanah Harapan. (OL-15)

BERITA TERKAIT