23 February 2021, 12:18 WIB

GeNose UGM akan Hadir di Makassar Bulan Maret


Lina Herlina | Nusantara

WALI Kota Makassar terpilih Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto bersama wakilnya Fatmawati, akan dilantik di Baruga Patingalloang, Rumah Dinas Gubernur Sulsel, Jumat (26/2). Pascadilantik, Danny mengaku akan langsung bekerja memutus rantai penularan virus korona atau covid-19.

Salah satu cara yang akan dilakukan Danny yakni mengencangkan tracing dan akan menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) dengan memanfaatkan alat deteksi covid-19 GeNose. Rencananya, Danny akan mendatangkan 1.000 unit mesin GeNose untuk membantu program penanganan covid-19 yang akan di-launching awal Maret nanti.

"Nanti alat GeNose ini dibutuhkan untuk melakukan tracing dan testing di seluruh kelurahan, RT-RW di Makassar, untuk mendeteksi warga dan nantinya diketahui treatment yang akan dilakukan pada warga yang terinfeksi sesuai kadar gejalanya," ungkap Danny, Selasa (23/2).

Project Leader GeNose UGM Isnaini, usai bertemu dengan Danny Pomanto, mengapresiasi program yang akan dilaksanakan Pemkot Makassar dengan melibatkan alat pendeteksi Covid-19 temuan anak bangsa sendiri.

"Program ini luar biasa, dibutuhkan keberanian dari seorang pemimpin, karena teknik untuk menghentikan penyebaran covid-19 ini harus segera serentak, coverage-nya harus 85%, di bawah itu sulit, di Indonesia hanya 3 persen coverage-nya, makanya puncak covid-19 belum jelas," ujar Isnaini.

Baca juga: Komisi IX DPR Dorong GeNose Bisa Dipakai di Seluruh Puskesmas

Terkait rencana Pemkot membeli 1.000 unit mesin GeNose dengan kantongnya, lanjut Isnaini, dengan asumsi testing dilakukan pada seluruh warga Makassar yang berjumlah sekitar 1,5 juta, anggaran pengadaan diperkirakan mencapai Rp300 miliar.

"Coba bandingkan dengan alat testing lainnya, PCR Rp900 ribu, Antigen Rp200 ribu, pakai GeNose sekali testing hanya Rp11 ribu. Kita lihat di Bali, akibat pandemi kehilangan devisa Rp116 triliun, dengan anggaran recovery Rp1 triliun, mereka akan menyelesaikan masalah yang terjadi," pungkas Isnaini.

Isnaini menambahkan, teknologi GeNose ini sudah mulai diterapkan di beberapa stasiun kereta api di Pulau Jawa, dan nantinya akan diterapkan di bandara dan pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia.

Hingga 22 Februari 2021, kasus covid-19 di Kota Makassar sudah mencapai angka 26.817. Yang sembuh 24.748, dan yang meninggal 496 orang.(OL-5)

BERITA TERKAIT