21 February 2021, 01:15 WIB

Tebing di Kawasan Puncak Pinus Cikalongkulon Longsor


Benny Bastiandy | Nusantara

BENCANA hidrometeorologi bersamaan tingginya curah masih menjadi ancaman di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Teranyar bencana longsor sebuah tebing di kawasan Puncak Pinus, Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu (20/2).

Endik Fitriadi, 45, pengendara motor warga Cikalongkulon, mengatakan tebingnya longsor dipicu hujan yang berlangsung cukup lama. Saat kejadian ia sedang melintas hendak pulang ke rumahnya dari Jonggol. "Tiba-tiba ada tebing yang longsor. Pepohonan juga ikut terbawa hingga ke bahu jalan," kata Endik.

Endik mengaku sempat berhenti di seberang lokasi longsor. Ia ingin memastikan kondisi sebuah bangunan tepat di bawah lokasi tebing. "Ada bangunan yang rusak. Tapi tidak ada korban," ucapnya.

Tak berselang, sejumlah warga berkerumun di lokasi kejadian. Mereka bersama sejumlah elemen aparat terkait ikut membantu menyingkirkan material longsor berupa tanah bercampur bebatuan dan pepohonan.

"Kendaraan sempat tersendat karena material longsor sampai ke bahu jalan. Tapi tidak sampai menimbulkan kemacetan," jelasnya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mochamad Irfan Sofyan, mengaku sudah menerima laporan terjadinya tebing longsor di Kecamatan Cikalongkulon. Petugas BPBD dibantu relawan tangguh bencana (Retana) setempat langsung bergerak ke lokasi.

"Laporan sementara tidak ada korban. Tadi langsung dilakukan evakuasi material longsor," jelasnya.

Irfan mengatakan selalu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana lantaran intensitas curah hujan masih relatif tinggi. Terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan.

"Masih ada masyarakat yang tinggal di daerah-daerah perbukitan yang rawan longsor. Kami selalu mengingatkan agar waspada," jelasnya. (BK/OL-15)

 

BERITA TERKAIT