20 February 2021, 19:25 WIB

10 Tokoh dan Nakes di Sikka Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua


Gabriel Langga. | Nusantara

SEPULUH tokoh publik dan tenaga kesehatan (nakes) yang telah mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama, kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua, Sabtu (20/2). Penyuntikan ini dilakukan di Puskesmas Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan pantau mediaindonesia.com, 10 tokoh publik yang mengikuti vaksinasi dosis kedua yang diawali dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Kemudian diikuti Uskup Maumere Edwaldus Martinus Sedu, Kapolres Sikka AKBP Sajimin, Kejari Sikka Fahmi, Anggota DPRD Sikka Alfonsius Ambrosius, Kepala Cabang BPJS Maumere I Gusti Ngurah Arie, Rektor Unipa Maumere Angelinus Vincentius, Manajer Kopdit Obor Mas Leonardus Frediyanto Moat Lering, dan Ketua KNPI Sikka Margaretha M.Da Maga Bapa.

Usai sepuluh tokoh itu divaksin, baru diikuti penyuntikan vaksinasi seluruh tenaga kesehatan yang ada di 18 puskesmas di Kabupaten Sikka.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, dr Clara Francis mengatakan penyuntikan vaksin sinovac Covid-19 dosis tahap kedua diawali dengan sepuluh tokoh publik. Kemudian diikuti oleh tenaga kesehatan. Mengingat penyuntikan vaksin pertama sudah diterima oleh mereka.

"Tadi kita sudah mulai penyuntikan vaksin sinovac Covid-19 dosis yang kedua bagi sepuluh tokoh publik dan tenaga kesehatan yang ada di setiap puskesmas, " papar dia.

Dia menambahkan vaksinasi dosis pertama bagi tenaga kesehatan telah dikalukan terhadap sekitar 2.471 orang. Sehingga ada 2.471 nakes juga yang mengikuti suntikan kedua vaksin sinovac Covid-19. "Kan ada 2.471 tenaga kesehatan sudah menerima dosis pertama. Jadi mereka juga mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19 dosis kedua. Jadi diharapkan semua yang sudah diberikan dosis pertama bisa menerima dosis kedua di Sikka," ungkap dr Clara Francis.

Meski begitu, kata dia, masih terdapat 548 tenaga kesehatan di Kabupaten Sikka yang belum mengikuti vaksinasi meskipun mereka sudah terdaftar pada SISDMK. "Masih ada 548 tenaga kesehatan yang belum divaksinasi. Kita sudah mengajukan penambahan vaksin ke Dinkes Propinsi. Ada 1.100 vaksin yang sudah kita usulkan ke Dinas Kesehatan Provinsi NTT," pungkas dia. (GL/OL-10)

 

BERITA TERKAIT