20 February 2021, 13:49 WIB

Musim Hujan, Waspadai Gerakan Tanah dan Longsor di Klaten


Djoko Sardjono | Nusantara

WILAYAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merupakan salah satu daerah rawan gerakan tanah dan longsor. Untuk antisipasi, masyarakat diimbau tetap waspada terutama di musim hujan.

Berdasar peta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Tengah, potensi gerakan tanah dan longsor mengancam empat kecamatan yaitu Kemalang, Bayat, Cawas, dan Gantiwarno.

Di musim hujan, warga Kecamatan Kemalang terancam longsor Gunung Merapi. Kemudian, longsor Bukit Jabalkat ancam warga Bayat serta warga Cawas dan Gantiwarno terancam longsor Bukit Seribu.

Baca juga: Klaten Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sip Anwar mengatakan ancaman tanah bergerak dan longsor di empat wilayah kecamatan itu perlu diwaspadai di musim hujan.

"Kewaspadaan tinggi terhadap ancaman bencana gerakan tanah dan longsor di musim hujan, adalah penting dalam upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana alam tersebut," jelasnya.

Selain gerakan tanah dan longsor, lanjut Sip Anwar, Klaten juga rawan bencana banjir dan angin puting beliung. Pun kekeringan di musim kemarau dan erupsi Gunung Merapi perlu perlu diantisipasi.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT