19 February 2021, 08:20 WIB

Dukcapil Siap Turunkan Tim Tanggap Bencana di Jateng dan Jatim


Mediaindonesia.com | Nusantara

DIREKTUR Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh mengaku siap menerjunkan sebanyak empat tim tanggap bencana di sejumlah daerah. Hal itu menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta Ditjen Dukcapil proaktif untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut Zudan, tim tersebut bertugas mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak bagi warga terdampak bencana banjir di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota Pekalongan dan Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Mendagri Minta Kadis Dukcapil Berkawan dengan Penjaga Makam

Tim tanggap bencana Dukcapil Kemendagri sebelumnya juga diturunkan sebulan penuh ke daerah bencana banjir di Kalimantan Selatan dan korban bencana gempa bumi di Majene Sulawesi Barat.

"Saya meminta rekan-rekan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri proaktif turun melakukan pelayanan jemput bola di daerah-daerah bencana, khususnya kali ini daerah bencana banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sesuai data BMKG puncak musim hujan 2020/2021 diprakirakan terjadi pada Februari ini, maka Dukcapil secara pro aktif menyiapkan tim dan peralatan untuk terjun langsung ke titik bencana mengganti dokumen kependudukan yang rusak," ujar Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/2/).

Zudan menuturkan, untuk tim tanggap bencana di Jawa Tengah dan Jawa Timur pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Provinsi Jateng dan Disdukcapil Provinsi Jatim.

"Setelah berkoordinasi dengan tim Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota terdampak, mereka sudah meworo-woro warganya bisa mengurus dokumen yang rusak tersebut dan akan diganti dengan yang baru di posko yang tersedia," ujarnya.

Menanggapi  langkah itu pengamat birokrasi Varhan Abdul Azis menyampaikan apresiasinya, karena bagi warga yang jadi korban bencana kehilangan dokumen dokumen penting adalah bencana juga. “Langkah responsif Ditjen Dukcapil Kemendagri ini benar benar meringankan beban mereka dan tunjukkan kehadiran negara dalam musibah yang alami”, ujar Varhan yang juga Sekjen Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Jumat ( 19/2). (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT