18 February 2021, 16:20 WIB

Satu Polsek Nyabu, Polisi se-Bandung Dites Urine Narkoba


Bayu Anggoro | Nusantara

POLRESTABES Bandung langsung melakukan inspeksi mendadak dan tes urine ke setiap Polsek pascaditangkapnya Kapolsek Astana Anyar beserta belasan polisi lainnya terkait penggunaan narkoba. Sidak dilakukan oleh gabungan satuan yakni profesi dan pengamanan (propam), kedokteran dan kesehatan, serta sumber daya manusia.

Kabag Sumda Polrestabes Bandung AKBP Ujang Burhanuddin mengatakan, sidak dan tes urine ini akan dilakukan di semua Polsek yang ada di bawah Polrestabes Bandung. Pihaknya berkomitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba termasuk menindak tegas setiap anggota polisi yang terlibat.

"Kami melakukan inspeksi mendadak atas perintah Kapolrestabes Bandung," katanya di Bandung, Kamis (18/2). Dia juga memastikan langkah ini merupakan program rutin untuk memastikan tidak ada anggotanya yang menggunakan narkoba.

"Jangan main-main dengan narkoba. Tidak ada ampun bagi anggota yang menggunakan narkoba," kata dia.

Dalam sidak pertama, petugas di Polsek Sumur Bandung, Regol, dan Bandung Wetan menjalani pemeriksaan urine. Seluruh anggota polisi yang tengah bertugas langsung dibariskan untuk diperiksa satu per satu.

Selain itu, petugas dari Polrestabes Bandung pun melakukan pemeriksaan di setiap sudut Polsek Bandung Wetan, mulai dari ruang tahanan, kepala unit, hinggap kepala Polsek. Hasilnya, petugas tidak menemukan satu pun barang terlarang.

"Hasil pengecekan, seluruh urinenya negatif," kata dia. Seperti diketahui, terdapat 12 anggota Polsek Astana Anyar yang ditangkap karena menggunakan narkoba.

Penangkapan dilakukan juga terhadap Kepala Polsek Astana Anyar Kompol. Yuni Purwanti Kusuma Dewi karena terbukti berdasarkan hasil tes urine menggunakan narkoba jenis sabu. (OL-13)

Baca Juga: Tes Urine, Wakapolsek Pancur Batu Positif Narkoba

 

BERITA TERKAIT