10 February 2021, 00:36 WIB

Cuaca Buruk Berpotensi Landa DIY Dalam Sepekan Ke Depan


Ardi Teristi | Nusantara

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkirakan puncak musim hujan 2021 di wilayah DIY akan berlansung hingga pertengahan Februari. Masyarakat diminta meningkakan kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrem harus terus ditingkatkan.

"Analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Kabupaten/Kota Wilayah DIY," jelas Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Reni Kraningtyas, Selasa (9/2),

Fenomena tersebut disebabkan munculnya pusat tekanan rendah di  Australia bagian Utara dan munculnya sirkulasi siklonik di Barat Sumatera Utara dan Timur Kalimantan. Keadaan ini membentuk daerah perlambatan/pertemuan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di  perairan selatan Jawa sehingga  meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Sleman memperkirakan, dalam periode 7 hari ke depan curah hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah DIY.

"BMKG Stasiun Klimatologi Sleman menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berdampak terjadinya longsor, banjir, banjir lahar dingin, banjir bandang, dan bencana hidrometeorologi lainnya di wilayah DIY," terang dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT