07 February 2021, 18:39 WIB

Warga Bandung Barat Kritisi Bupati Aa Umbara di Hari Ultahnya


Depi Gunawan | Nusantara

BUPATI Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mendapat kritikan dari masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah pada saat hari ulang tahun ke-58. Mereka meluapkan kekesalannya tentang kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki di jejaring sosial Facebook "Forum Diskusi Aktivis KBB".

Bukannya ucapan selamat ulang tahun, bupati malah dicecar pertanyaan netizen kapan jalan akan diperbaiki pemerintah karena kerap menimbulkan kecelakaan. Kerusakan jalan terutama terjadi di wilayah selatan mulai dari Kecamatan Cihampelas hingga Gununghalu yang memiliki panjang hingga ratusan kilometer.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan mengakui, pihaknya menerima banyak keluhan terkait kondisi jalan yang rusak. Bahkan, nyaris setiap hari dirinya menerima laporan pengendara motor yang mengalami kecelakaan di jalan berlubang.

Baca Juga: Warga Desa Ubu Pede Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

"Banyak sekali, tiap hari ada saja yang kecelakaan. Kami sudah pernah mengecek di lapangan, kalau enggak salah, panjang jalan yang harus cepat diperbaiki mencapai 72 kilometer," kata Dadan, Minggu (7/2).

Sebelumnya, pemerintah beralasan terhambatnya perbaikan jalan di wilayah selatan Bandung Barat karena kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Pemda sedang menunggu anggaran dari hasil pinjaman ke PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI) senilai Rp 285 miliar yang akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur.

Menurut Dadan, seharusnya Pemda tidak menunggu pinjaman PT SMI untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan. Sebab anggaran yang ada bisa dialokasikan untuk menambal ruas jalan yang diprioritaskan atau yang mengalami rusak parah.

"Memang harus segera diperbaiki, terutama sekarang di musim hujan, jalan bisa semakin rusak. Kalau dari PT SMI belum bisa, sebenarnya pemerintah bisa mengalokasikan dari anggaran pemeliharaan jalan. Itu kan bisa dialokasikan dulu untuk meminimalisir kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tersebut," lanjut Dadan.

Terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas PUPR Bandung Barat, Aan Sopiyan mengungkapkan, saat ini Pemda masih menunggu pencairan pijaman anggaran dari PT SMI, disamping harus memenuhi beberapa berkas untuk verifikasi.

"Jadi ada beberapa dokumen yang belum lengkap. Kita kurang Surat Pemenuhan Persyaratan Efektif. Kalau itu sudah terpenuhi baru ada. Insyaallah dalam waktu dekat ini bisa mulai perbaikan," ungkap Aan. (DG/OL-10)

BERITA TERKAIT