07 February 2021, 12:20 WIB

Jelang Imlek, Pengunjung ke Klenteng di Temanggung Dibatasi


Tosiani | Nusantara

PENGURUS Klenteng Kong Ling Bio Temanggung, Jawa Tengah berinisiatif membatasi kunjungan umat untuk beribadah di klenteng maksimal 10 orang per hari. Kebijakan itu untuk mencegah penularan covid-19 di area klenteng.

Sarwadi, 63, salah seorang pengurus klenteng, mengatakan, hingga perayaan Imlek 2021, pembatasan masih akan terus dilakukan. Karenanya, pada saat perayaan nanti, tidak ada sembahyang bersama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Umat kan datang tidak bersama-sama. Biasanya satu per satu mereka sembahyang bergantian. Tapi dibatasi maksimal hanya 10 orang per hari," ujar Sarwadi, Minggu (7/2), di Temanggung.

Baca juga: Per 6 Februari, Maluku Utara Nihil Kasus Positif Covid-19

Selain itu, menurut Sarwadi, karena ini masih dalam situasi pandemi covid-19, ritual membersihkan, memandikan patung para dewa yang biasa dilakukan umat sebelum Imlek, tahun ini ditiadakan.

Pembersihan rupang atau obyek pemujaan dilakukan oleh Lochu, putera dan puteri altar yang telah dipilih tahun lalu. Lochu memiliki tugas utama melayani dan mempersiapkan ritual di altar.

"Pada intinya, kami juga takut tertular virus korona jadi tidak membuat keramaian yang menimbulkan kerumunan," ujarnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT